Para pendaki dan yak terjebak di tengah salju tebal di kamp Tangxiang di Lembah Karma, Tibet, Minggu (05/10/2025). (AFP/ FeiFei)
ADVERTISEMENT
Badai salju hebat menerjang Lembah Karma dan sisi sisi timur Gunung Everest, Minggu (5/10/2025), menewaskan satu pendaki dan membuat ratusan lainnya terjebak di tengah cuaca ekstrem. Media pemerintah Tiongkok melaporkan, sekitar 350 pendaki berhasil dievakuasi ke kota.terdekat
Ratusan warga dan tim penyelamat dikerahkan untuk membersihkan salju tebal di ketinggian 4.200 meter itu. Hujan salju dilaporkan mulai turun sejak Jumat malam dan berlangsung hingga Sabtu.
Lembah Karma, yang mengarah ke sisi timur Gunung Everest, biasanya menjadi tujuan favorit pada Oktober karena cuaca cerah. Namun tahun ini, langit biru berubah menjadi badai mematikan dengan ketinggian salju mencapai satu meter.
Para pendaki terjebak di tengah salju tebal di kamp Tangxiang di Lembah Karma, Tibet, Minggu (05/10/2025). AFP/ FeiFeiTenda pendaki tertimbun salju tebal di kamp Tangxiang di Lembah Karma, Tibet, Minggu (05/10/2025). AFP/ FeiFeiPara pendaki berjalan di tengah salju tebal di kamp Tangxiang di Lembah Karma, Tibet, Minggu (05/10/2025). AFP/ FeiFeiTenda pendaki tertimbun salju tebal di kamp Tangxiang di Lembah Karma, Tibet, Minggu (05/10/2025). AFP/ FeiFeiPara pendaki dan yak terjebak di tengah salju tebal di kamp Tangxiang di Lembah Karma, Tibet, Minggu (05/10/2025). AFP/ FeiFeiPnduduk desa bersama kuda dan mereka mendaki gunung dalam upaya penyelamatan untuk menyelamatkan ratusan pendaki yang terjebak salju tebal di perkemahan wisata di lereng Gunung Everest di Tibet, Minggu (05/10/2025). AP/ LingsuiyePnduduk desa bersama kuda dan mereka mendaki gunung dalam upaya penyelamatan untuk menyelamatkan ratusan pendaki yang terjebak salju tebal di perkemahan wisata di lereng Gunung Everest di Tibet, Minggu (05/10/2025). AP/ Lingsuiye
Badai salju mendadak di Taman Nasional Torres del Paine menewaskan lima turis asing dan memicu operasi pencarian besar-besaran di kawasan wisata populer Patagon
Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Jawa Tengah (Jateng), memperkirakan sekitar 20.000 orang akan mendaki 10 gunung di daerah itu pada malam tahun baru.