Mariam Dawwas, gadis Palestina berusia sembilan tahun yang kekurangan gizi, digendong oleh ibunya di lingkungan Rimal di Kota Gaza, Sabtu (02/08/2025). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pada 27 Juli bahwa malnutrisi telah mencapai (AFP/ Omar Al-Qattaa)
ADVERTISEMENT
Mariam Dawwas, seorang gadis Palestina berusia sembilan tahun, tampak tak berdaya dalam pelukan ibunya di lingkungan Rimal, Kota Gaza, Sabtu (2/8/2025). Tubuh kecil Mariam nyaris tinggal tulang yang dibalut kulit, potret nyata dari krisis kemanusiaan yang kian memburuk di wilayah yang terkepung itu.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan peringatan pada 27 Juli lalu bahwa tingkat malnutrisi di Gaza telah mencapai “titik yang mengkhawatirkan.” Situasi semakin memprihatinkan setelah serangan berkelanjutan dan blokade yang menghambat distribusi bantuan kemanusiaan. Program Pangan Dunia (WFP) pekan lalu juga menyebutkan bahwa sepertiga populasi Gaza kini tak memiliki akses terhadap makanan selama berhari-hari. Bahkan, satu dari empat warga Palestina disebut hidup dalam kondisi menyerupai kelaparan. Tak kurang dari 100.000 perempuan dan anak-anak saat ini menderita malnutrisi akut. Aangka yang mencerminkan krisis yang tak bisa lagi diabaikan dunia.
Gaza kini berdiri di ambang bencana kemanusiaan besar. Di tengah keterbatasan pasokan dan terputusnya jalur distribusi, Mariam adalah satu dari ribuan anak yang terancam kehilangan masa depannya, bahkan nyawanya hanya karena tidak bisa mendapatkan hak paling dasar: makanan!.
Mariam Dawwas, gadis Palestina berusia sembilan tahun yang kekurangan gizi, digendong oleh ibunya di lingkungan Rimal di Kota Gaza, Sabtu (02/08/2025). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pada 27 Juli bahwa malnutrisi telah mencapai AFP/ Omar Al-QattaaMariam Dawwas, gadis Palestina berusia sembilan tahun yang kekurangan gizi, digendong oleh ibunya di lingkungan Rimal di Kota Gaza, Sabtu (02/08/2025). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pada 27 Juli bahwa malnutrisi telah mencapai AFP/ Omar Al-QattaaMariam Dawwas, gadis Palestina berusia sembilan tahun yang kekurangan gizi, digendong oleh ibunya di lingkungan Rimal di Kota Gaza, Sabtu (02/08/2025). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pada 27 Juli bahwa malnutrisi telah mencapai AFP/ Omar Al-QattaaMariam Dawwas, gadis Palestina berusia sembilan tahun yang kekurangan gizi, digendong oleh ibunya di lingkungan Rimal di Kota Gaza, Sabtu (02/08/2025). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pada 27 Juli bahwa malnutrisi telah mencapai AFP/ Omar Al-QattaaMariam Dawwas, gadis Palestina berusia sembilan tahun yang kekurangan giz di lingkungan Rimal di Kota Gaza, Sabtu (02/08/2025). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pada 27 Juli bahwa malnutrisi telah mencapai AFP/ Omar Al-QattaaMariam Dawwas, gadis Palestina berusia sembilan tahun yang kekurangan gizi, digendong oleh ibunya di lingkungan Rimal di Kota Gaza, Sabtu (02/08/2025). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pada 27 Juli bahwa malnutrisi telah mencapai AFP/ Omar Al-QattaaMariam Dawwas, gadis Palestina berusia sembilan tahun yang kekurangan giz di lingkungan Rimal di Kota Gaza, Sabtu (02/08/2025). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pada 27 Juli bahwa malnutrisi telah mencapai AFP/ Omar Al-Qattaa
Sedikitnya 58 warga Palestina telah meninggal karena kekurangan gizi, sementara 242 lainnya kehilangan nyawa akibat kekurangan makanan dan obat-obatan.