FOTO: Kelaparan Renggut Nyawa 21 Anak Gaza dalam 72 Jam Terakhir, 900 Ribu Anak Lainnya Kelaparan Kronis

21 anak dilaporkan meninggal akibat kelaparan dan kekurangan gizi hanya dalam 72 jam terakhir di gaza, Selasa (22/07/2025).

Arie Basuki
Oleh Arie Basuki - Reporter
FOTO: Kelaparan Renggut Nyawa 21 Anak Gaza dalam 72 Jam Terakhir, 900 Ribu Anak Lainnya Kelaparan Kronis
Ibu Yahya Fadi al-Najjar, seorang bayi yang meninggal dunia akibat kekurangan gizi, berduka sambil memegang jenazah anaknya di Kompleks Medis Nasser di Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Minggu, (20/07/2025). (AFP)

Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza kian memburuk. Sedikitnya 21 anak dilaporkan meninggal akibat kelaparan dan kekurangan gizi hanya dalam 72 jam terakhir, menurut Mohammed Abu Salmiya, Direktur Rumah Sakit Shifa di Kota Gaza, seperri dikutip Egyptianstreets.

Abu Salmiya menyebut kondisi darurat yang “mengguncang nurani,” dimana sekitar 900.000 anak kini hidup dalam kelaparan kronis. Dari jumlah itu, sekitar 70.000 anak telah terdiagnosis kekurangan gizi dan berada dalam risiko tinggi kehilangan nyawa jika tidak segera mendapatkan perawatan dan pasokan gizi yang memadai.

Tragedi ini terjadi di tengah blokade ketat yang terus diberlakukan oleh Israel, menghalangi masuknya bahan makanan, air bersih, dan suplai medis ke wilayah Gaza. Akibatnya, sistem kesehatan lumpuh, fasilitas medis kewalahan, dan suplai pangan makin langka. Para tenaga medis memperingatkan bahwa situasi dapat memburuk dalam waktu dekat. “Kita sedang menghadapi tingkat keputusasaan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar salah satu dokter di Khan Yunis.

Blokade yang terus berlangsung, ditambah minimnya akses bantuan internasional, mendorong Gaza menuju krisis kelaparan besar-besaran. 

FOTO: Kelaparan Renggut Nyawa 21 Anak-Anak Gaza dalam 72 Jam Terakhir
Ibu Yahya Fadi al-Najjar, seorang bayi yang meninggal dunia akibat kekurangan gizi, berduka sambil memegang jenazah anaknya di Kompleks Medis Nasser di Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Minggu, (20/07/2025). AFP
FOTO: Kelaparan Renggut Nyawa 21 Anak-Anak Gaza dalam 72 Jam Terakhir
Ibu Yahya Fadi al-Najjar, seorang bayi yang meninggal dunia akibat kekurangan gizi, berduka sambil memegang jenazah anaknya di Kompleks Medis Nasser di Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Minggu, (20/07/2025). AFP
FOTO: Kelaparan Renggut Nyawa 21 Anak-Anak Gaza dalam 72 Jam Terakhir
Anak-anak Palestina menunggu makanan di dapur amal di daerah Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza Selatan, Selasa (22/07/2025). AFP afp
FOTO: Kelaparan Renggut Nyawa 21 Anak-Anak Gaza dalam 72 Jam Terakhir
Anak-anak Palestina menunggu makanan di dapur amal di daerah Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza Selatan, Selasa (22/07/2025). AFP afp
FOTO: Kelaparan Renggut Nyawa 21 Anak-Anak Gaza dalam 72 Jam Terakhir
Anak-anak Palestina menunggu makanan di dapur amal di daerah Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza Selatan, Selasa (22/07/2025). AFP afp
FOTO: Kelaparan Renggut Nyawa 21 Anak-Anak Gaza dalam 72 Jam Terakhir
Anak-anak Palestina menunggu makanan di dapur amal di daerah Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza Selatan, Selasa (22/07/2025). AFP afp
FOTO: Kelaparan Renggut Nyawa 21 Anak-Anak Gaza dalam 72 Jam Terakhir
Anak-anak Palestina menunggu makanan di dapur amal di daerah Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza Selatan, Selasa (22/07/2025). AFP afp
FOTO: Kelaparan Renggut Nyawa 21 Anak-Anak Gaza dalam 72 Jam Terakhir
Anak-anak Palestina menunggu makanan di dapur amal di daerah Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza Selatan, Selasa (22/07/2025). AFP afp
Rekomendasi