Warga melihat bangunan yang runtuh di Kota Bogo, Provinsi Cebu, setelah gempa bumi dahsyat melanda Kota Bogo, Provinsi Cebu, Filipina tengah, Rabu (01/10/2025). (AP)
ADVERTISEMENT
Gempa berkekuatan 6,9 SR mengguncang Filipina tengah Selasa malam, menewaskan 69 orang dan melukai banyak lainnya. Kota Bogo, 19 km dari episentrum, paling parah terdampak dengan rumah sakit kewalahan menangani korban.
Di Medellin dan San Remigio, puluhan warga tewas akibat bangunan runtuh. Gubernur Cebu, Pamela Baricuatro, memperingatkan kerusakan sebenarnya baru terlihat jelas siang ini: “Ini bisa lebih buruk dari yang kita duga.”Peringatan tsunami sempat dikeluarkan namun dicabut setelah tidak ada gelombang abnormal.
Gempa terjadi di tengah musim bencana, kurang dari seminggu setelah badai Bualoi dan Ragasa menerjang wilayah tersebut. Gempa ini terjadi kurang dari seminggu setelah wilayah tersebut dilanda badai Bualoi dan Ragasa. Filipina, yang terletak di “Cincin Api” Pasifik, termasuk salah satu negara paling rawan bencana di dunia, kerap mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi.
Pasien menunggu di luar Rumah Sakit Cebu, setelah gempa bumi dahsyat melanda Kota Bogo, Provinsi Cebu, Filipina tengah, Rabu (01/10/2025). APPasien menunggu di luar Rumah Sakit Cebu, setelah gempa bumi dahsyat melanda Kota Bogo, Provinsi Cebu, Filipina tengah, Rabu (01/10/2025). APJenasah korban terbaring di luar Rumah Sakit Provinsi Cebu, setelah gempa bumi dahsyat melanda Kota Bogo, Provinsi Cebu, Filipina tengah, Rabu (01/10/2025). APJenasah korban terbaring di luar Rumah Sakit Provinsi Cebu, setelah gempa bumi dahsyat melanda Kota Bogo, Provinsi Cebu, Filipina tengah, Rabu (01/10/2025). APWarga mengelilingi jenasah di Kota Bogo, Provinsi Cebu, setelah gempa bumi dahsyat melanda Kota Bogo, Provinsi Cebu, Filipina tengah, Rabu (01/10/2025). APGerai McDonald's yang rusak terlihat di Kota Bogo, Provinsi Cebu, Filipina, Rabu (01/10/2025). AP/Rufino AlubWarga melihat bangunan yang runtuh di Kota Bogo, Provinsi Cebu, setelah gempa bumi dahsyat melanda Kota Bogo, Provinsi Cebu, Filipina tengah, Rabu (01/10/2025). APSeorang tim penyelamat beroperasi di lokasi runtuhnya sebuah bangunan di Kota Bogo, Provinsi Cebu, Filipina, Rabu (01/10/2025). AFP/ Ted AljibeKendaraan bermanuver melewati bagian jalan yang rusak di Kota Bogo Provinsi Cebu, Filipina, Rabu (01/10/2025). AFP/ Ted Aljibe
Masyarakat diminta untuk tidak terburu-buru kembali ke dalam gedung guna menghindari risiko tertimpa reruntuhan akibat kondisi bangunan yang tidak lagi stabil.
Badai Tropis Bualoi di Filipina menelan korban jiwa 26 orang dan membuat puluhan lainnya hilang. Jutaan warga terdampak, memicu evakuasi besar-besaran dan kerusakan parah.
Kepala Staf Koops Udara Nasional Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo menekankan pentingnya disiplin bagi seluruh personel dalam apel khusus di Koops Udara Nasional.
Tersangka dugaan korupsi pengadaan di Pemkab Pekalongan sekaligus Bupati nonaktif Fadia Arafiq menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK,
Kebakaran melanda permukiman warga di Kelurahan Kairagi Weru, Kota Manado, Selasa (28/4), dan ditangani bersama oleh petugas serta prajurit TNI Angkatan Laut.