Delegasi dari 30 Negara Antusias Hadiri 68th IPSF World Congress di IC Center Bali
68th IPSF World Congress mengangkat tema Envision the Evolution of Life’s Quality as Forthcoming Pharmacists.
Delegasi dari 30 Negara Antusias Hadiri 68th IPSF World Congress di IC Center Bali
Himpunan Mahasiswa Farmasi (HMF) Ars Praeparandi ITB menjadi tuan rumah dan penyelenggara 68th International Pharmaceutical Students Federation (IPSF) World Congress yang berlangsung pada 1-14 Agustus 2023 di International Conference Center Bali atau IC Center Bali, Kuta-Badung.Sekitar 160 peserta yang merupakan delegasi dari 30 negara di dunia menghadiri secara langsung PSF World Congress yang ke-68 ini.
Dalam empat belas hari rangkaian kongres diadakan berbagai workshop, simposium ilmiah, training programs, hingga kompetisi yang mengasah kemampuan farmasis. Selain itu, juga memperkenalkan budaya Indonesia.
Sebagai informasi, IPSF merupakan organisasi advokasi internasional yang didirikan sejak tahun 1949. Hingga saat ini, IPSF mewakili lebih dari 500.000 orang mahasiswa farmasi dan ilmu farmasi di lebih dari 100 negara di seluruh dunia.
IPSF World Congress
Vice Chairperson 68th IPSF World Congress, Shafanisa Fadhila mengatakan kongres IPSF merupakan acara rutin tahunan yang dihadiri delegasi IPSF dari berbagai negara.
"Delegasi dari setiap kampus pun berbeda-beda. Ada yang hanya satu atau dua ada juga yang mencapai 20 orang. Dari Indonesia secara nasional ada ISMAFARSI, lalu HMF 'AP' ITB, BEM FF UI, BEM KMFA UGM, BEMF USD, dan BEM FF UNAIR," ujar Dhila saat dihubungi pada Selasa (8/8).
Peserta 68th IPSF World Congress
30 negara yang hadir dalam 68th IPSF World Congress antara lain Indonesia, Austria, Croatia, Egypt, Germany, Japan, Morocco, Nigeria, Portugal, Romania, Slovakia, PSA Taiwan, Tunisia, Inggris, Algeria, Canada, Czech Republic, France, Ghana, Iran, Malaysia, Netherlands, Philippines, Korea Selatan, Singapore, Slovenia, Thailand, Turkey, USA, serta Irlandia.
Rangkaian Kegiatan 68th IPSF World Congress
Tujuan dan sasaran IPSF bukan sekadar mempromosikan pertukaran ide dan gagasan di bidang kesehatan masyarakat antar mahasiswa farmasi internasional.
Oleh karena itu, pada tahun ini 68th IPSF World Congress mengusung tema "Envision the Evolution of Life’s Quality as Forthcoming Pharmacists".
Melalui tema itu, diharapkan para peserta kongres dapat memanfaatkan teknologi masa kini dan terus berkembang mengikuti perkembangan zaman.
"Di 68th IPSF World Congress ini ada beberapa acara yang dilakukan para peserta, seperti simposium ilmiah, workshop, training programs, dan kompetisi," ujar Dhila.
Dukungan dari Paragon Corp
Dalam 68th IPSF World Congress ini, Paragon Corp turut memberikan dukungan nyata dengan menjadi sponsor utama.
Director of Professional Development Department, Salma Yaysifa hadir sebagai pembicara dalam workshop “Problem Solving and Thinking Tools”.
Salma Yasyifa merupakan internship di Paragon Technology And Innovation, dan penerima Wardah Scholarship Program.
"Kami ada beberapa social event seperti Indonesian Night, International Night, Talent Show, dan Gala Night. Di Indonesian Night misalnya, kami memperkenalkan budaya Indonesia, mulai dari makanan sampai tari-tarian," ujar Dhila.
Gubernur Bali Perkenalkan Usada Bali
Dalam kongres internasional ini, Gubernur Bali I Wayan Koster perkenalkan Usada Bali sebagai kekuatan sistem pengobatan tradisional Bali yang bersumber dari alam.
">Dalam sambutannya, I Wayan mengatakan Usada Bali menjadi salah satu pilihan pengobatan yang sehat, natural, dan berkelanjutan.
Wayan juga menyampaikan rasa terima kasih atas pemilihan Bali sebagai venue kongres mahasiswa farmasi dari berbagai negara.
"Saya hadir secara khusus karena saya senang karena yang hadir adalah para mahasiswa. Bali dipilih sebagai acara yang sangat penting karena itu saya dengan bangga dan merasa terhormat atas kehadiran para peserta," katanya.
International Conference Center Bali Jadi Venue 68th IPSF World Congress
Dhila mengatakan, ICCB dipilih sebagai venue 68th IPSF World Congress karena lokasi yang strategis.
Lokasi IC Center Bali Strategis
"ICCB dekat dengan dua hotel, sehingga kami nggak kesulitan untuk mencari akomodasi bagi panitia dan peserta. Kami nggak perlu menyediakan transportasi tambahan karena jarak dari hotel ke ICCB dapat ditempuh dengan berjalan kaki kurang dari lima menit. Lokasinya juga dengan bandara dan Pantai Kuta," ujar Dhila.
Kapasitas Main Hall yang besar dan cukup untuk menampung para peserta dan panitia. Terletak di jantung Kuta, IC Center Bali ruangan lain yang mendukung 68th IPSF World Congress seperti Seed Room, Garden Room, dan Green Room.
"Fasilitasnya bagus dan bersih, lalu untuk para staf di ICCB sangat ramah, helpful. Jika kami ada permintaan mendadak, mereka sangat adaptif dan fleksibel. Jadi kami sangat-sangat terbantu," tutur Dhila.Letak IC Center Bali sangat strategis dan terkoneksi Mal Bali Galeria Kuta.