Bercandanya Dinilai Keterlaluan, Influencer asal Prancis Dijebloskan ke Penjara
Influencer asal Prancis tersebut terancam hukuman penjara selama 5 tahun akibat pelanggaran yang dilakukannya.
Seorang influencer dari Prancis telah dijatuhi hukuman penjara selama enam bulan akibat melakukan prank yang mengerikan. Prank tersebut melibatkan aksi pura-pura menyuntik orang di jalanan Paris menggunakan jarum suntik kosong, yang tentunya mengejutkan banyak orang.
Pria yang dikenal sebagai Amine Mojito, dengan nama asli Ilan M., menjadi viral setelah mengunggah video di TikTok yang menunjukkan dirinya "menyuntik" warga secara acak.
Aksi ini terjadi di tengah meningkatnya ketakutan masyarakat terhadap potensi serangan serupa. Menurut laporan dari Oddity Central pada Rabu (8/10), ia kemudian didakwa dengan tuduhan kekerasan menggunakan senjata meskipun tidak ada luka fisik yang ditimbulkan.
Dalam persidangan, Ilan membela diri dengan menyatakan bahwa ia tidak memiliki niat untuk menyakiti siapa pun. Ia mengklaim bahwa aksinya hanyalah meniru tren prank yang ia lihat di luar negeri demi meningkatkan popularitasnya.
"Aku membuat kesalahan besar dengan meniru video yang kulihat di internet dari Spanyol dan Portugal," katanya di hadapan hakim.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ia menyadari dampak dari tindakannya, meskipun niat awalnya tidak untuk menciptakan ketakutan. Namun, tindakan tersebut tetap dianggap serius oleh pihak berwenang, yang menunjukkan bahwa prank semacam ini bisa berakibat fatal.
Prank Pakai Jarum Suntik
Ilan meyakini bahwa prank yang dilakukannya tidak akan menyakiti siapapun. "Aku tidak berpikir itu bisa menyakiti orang lain. Itu kesalahanku, aku hanya memikirkan diriku sendiri," ujarnya.
Jaksa menjelaskan bahwa dalam video tersebut tidak ada penyuntikan sungguhan karena tutup jarum suntik masih terpasang. Meskipun demikian, mereka menegaskan bahwa tindakan Ilan tetap berpotensi mendorong kekerasan terhadap orang lain dan dapat menyebabkan trauma bagi para korban.
Beberapa korban bahkan mengalami perawatan akibat stres dan trauma yang ditimbulkan. Salah satu dari mereka menggambarkan pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang sangat menakutkan.
"Aku benar-benar merasa seperti telah terinfeksi virus. Rasanya seperti mimpi buruk," katanya. Meskipun pengacara Ilan meminta agar hukumannya diringankan, hakim berpendapat bahwa tindakan influencer tersebut telah menciptakan suasana ketakutan di masyarakat.
Akibatnya, Ilan dijatuhi hukuman penjara selama 12 bulan, dengan enam bulan harus menjalani hukuman di dalam penjara dan sisanya ditangguhkan.