Advertisement
Advertisement
Disebutkan bahwa hal itu dilakukan seorang pria kepada tetangganya. Pria tersebut begitu kesal karena terganggu dengan suara musik yang dibunyikan terlalu keras pada malam hari.
"Terganggu oleh suara musik keras, seorang pria gunakan drone yang membawa petasan untuk memberi pelajaran kepada tetangganya,"
Tulis keterangan dalam video yang beredar luas.
Advertisement
Ketika drone yang membawa petasan itu ditembakan, beberapa pria lari kocar-kacir menghindar. Meski menjauhkan diri, drone tersebut tetap menembakan ke arah pria yang sedang berusaha ‘menyelamatkan diri’.
Advertisement
Dude weaponized his drone. pic.twitter.com/XGH1HTSgco
— jamie (@gnuman1979) July 4, 2020
Mengutip dari BBC dan Mashable, peristiwa itu terjadi pada 2019. Kejadian yang sebenarnya bukanlah seperti yang dinarasikan dalam video yang viral diunggah di beberapa medsos. Itu bertujuan hanya untuk pembuatan konten semata. Dalam laporan yang ditulis Mashable, seorang influencer asal Brasil bernama Lucas Albert disebut orang pertama yang mengungah video itu. Mashable dan BBC pun menyertakan video asli yang diposting Lucas.
Advertisement
"Teman-teman saya mengadakan barbekyu di jalan dan mereka tidak mengundang saya. Lihat apa yang saya lakukan pada mereka,” tulisnya.
Dia pun telah mengklarifikasi munculnya narasi-narasi yang tak benar. Menurutnya itu adalah lelucon yang dibuatnya kepada teman-teman.
Sebagai influencer yang telah memiliki followers 3,4 juta, mengakui bahwa ada beberapa scene yang ia edit. Meski begitu, tak dibenarkan juga untuk melakukan hal-hal yang dapat menciderai orang.
Advertisement
"Banyak orang mengenal saya. Dan tahu bahwa saya mengedit semua video yang saya posting. Beberapa surat kabar mengambil video itu dan menyebarkan berita palsu yang menyebut tetangga marah karena kebisingan,"
Lucas Albert.