Kepercayaan Penuh Ducati: Francesco Bagnaia Siap Meledak di MotoGP 2026
Ducati optimistis Francesco Bagnaia akan kembali ke performa terbaiknya pada MotoGP 2026.
Ducati menunjukkan keyakinan Francesco Bagnaia akan mampu kembali ke performa terbaiknya pada MotoGP 2026. Davide Tardozzi, manajer tim Ducati, percaya sang juara dunia dua kali ini dapat bangkit setelah menghadapi musim 2025 yang penuh tantangan.
Pada musim lalu, Bagnaia tidak mencapai hasil yang diharapkan, hanya berhasil meraih dua kemenangan dari total 22 seri balapan. Akibatnya, Pecco Bagnaia harus puas menempati posisi kelima di klasemen akhir pembalap dengan total nilai 288, tertinggal 257 poin dari rekan setimnya, Marc Marquez, yang berhasil meraih gelar juara dunia.
Berbagai spekulasi mengenai penyebab performa kurang memuaskan pembalap asal Italia itu sempat beredar. Namun, Gigi Dall'Igna, Manajer Umum Ducati, menegaskan masalah utama terletak pada penggunaan perangkat ride height yang berdampak negatif pada sensasi bagian depan motor Desmosedici GP25 milik Pecco Bagnaia.
Dengan perbaikan yang tepat, Ducati optimis Francesco Bagnaia dapat kembali bersaing di level tertinggi dan mengulangi kesuksesannya di masa lalu. Keyakinan ini didasarkan pada analisis menyeluruh terhadap performa dan potensi pembalap yang telah terbukti di arena balap.
Masih Percaya kepada Francesco Bagnaia
Walaupun menghadapi tantangan yang cukup berat, keyakinan Davide Tardozzi terhadap sang pembalap tetap kukuh. Ia percaya Francesco Bagnaia akan tiba di tes pramusim MotoGP 2026 dengan mental yang jauh lebih baik.
"Pertama-tama, selalu menyenangkan menghabiskan waktu bersama Pecco karena dia adalah pribadi yang membuat orang merasa nyaman," ungkap Tardozzi kepada GPOne.
"Saya bertemu dengannya di ranch Valentino Rossi, dia terlihat baik-baik saja. Begitu juga saat dia kembali dari liburan bersama istrinya, saya merasa dia dalam kondisi yang positif," tambahnya.
Bagnaia Versi 2024
Tardozzi pun menaruh harapan besar pada awal musim 2026. “Saya sangat yakin kita akan melihat Pecco yang berbeda, dimulai dari tes di Malaysia,” katanya.
Lebih lanjut, Tardozzi mengungkapkan Francesco Bagnaia telah memetik pelajaran berharga dari musim sulitnya. Menurutnya, Bagnaia versi 2024 ketika berhasil meraih 16 podium juara akan kembali muncul pada tahun ini.
"Saya baru-baru ini berbicara dengannya, dan saya yakin Pecco memproses musim 2025 dengan cara yang positif. Dari masalah, seseorang bisa keluar menjadi lebih kuat," kata pria asal Italia tersebut.
"Dia pembalap dengan mental yang sangat kuat. Jadi saya tidak berpikir kita akan melihat Pecco versi 2025, melainkan Pecco versi 2024," tegas Tardozzi, merujuk pada musim ketika Bagnaia tampil konsisten dan kompetitif.
Kontrak Pembalap Ducati Masih Aman
Selain membahas kondisi Bagnaia, Tardozzi juga menyinggung situasi kontrak pembalap Ducati. Dia memastikan tidak akan ada pengumuman kontrak baru menjelang peluncuran resmi tim MotoGP 2026.
Saat ini, kontrak Marc Marquez dan Francesco Bagnaia sama-sama akan rampung pada akhir musim. Bursa pembalap menuju 2027 diperkirakan bakal ramai seiring dengan perubahan regulasi yang akan diberlakukan.
Sempat beredar rumor Bagnaia berpeluang meninggalkan Ducati setelah musim 2025 yang mengecewakan. Namun, Tardozzi membantah kabar tersebut dan menegaskan belum ada keputusan apa pun yang diambil.
Fokus Presentasi Tim
“Saat ini, itu baru sebatas pembicaraan. Saya tidak berpikir keputusan akan diambil terlalu lama, tetapi tetap membutuhkan waktu," tegasnya.
Dia juga menegaskan fokus Ducati saat ini bukan pada urusan kontrak. "Tidak akan ada apa pun yang terjadi sebelum presentasi tim. Kami fokus menyiapkan motor dan acaranya, sekarang bukan waktunya membahas hal-hal seperti itu."
"Pembicaraan tersebut kemungkinan baru akan dilakukan setelah Madonna di Campiglio, atau bahkan lebih lama lagi," pungkasnya.
Sumber: Motorsport Week