Arsenal Melenggang ke Final Liga Champions, Samai Rekor 55 Tahun Silam
Arsenal berhasil meraih kemenangan 1-0 atas lawan Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions, sehingga memastikan tiket ke final.
Arsenal menciptakan sejarah baru dengan berhasil menyingkirkan Atletico Madrid di semifinal Liga Champions. Pada leg kedua semifinal yang berlangsung di Emirates Stadium, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB, The Gunners meraih kemenangan 1-0, yang memastikan mereka melaju ke final dengan agregat 2-1.
Gol tunggal yang membawa Arsenal ke final dicetak oleh Bukayo Saka melalui sontekan di akhir babak pertama. Kemenangan ini menandai berakhirnya penantian panjang selama 20 tahun bagi Arsenal untuk kembali ke partai puncak kompetisi elite Eropa.
Final Liga Champions yang akan datang akan digelar di Puskas Arena, Budapest. Arsenal kini menunggu untuk menghadapi pemenang antara Bayern Munchen dan Paris Saint-Germain (PSG).
Ini menjadi momen yang sangat dinanti-nanti oleh para penggemar Arsenal, karena mereka berharap tim kesayangan mereka dapat meraih trofi yang telah lama diidamkan. Dengan penampilan yang solid dan semangat juang yang tinggi, Arsenal bertekad untuk memberikan yang terbaik di final nanti.
Rekor Tak Terkalahkan
Tim Mikel Arteta menunjukkan performa yang sangat mengesankan selama musim Liga Champions 2025/2026. Mereka berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam 14 pertandingan, dengan rincian 11 kemenangan dan 3 hasil imbang, yang merupakan pencapaian langka dalam sejarah kompetisi.
Selain itu, Arsenal juga memperlihatkan kekuatan pertahanan yang solid dengan hanya kebobolan enam gol dan mencatatkan sembilan clean sheet. Hal ini menunjukkan bahwa lini belakang tim London Utara ini sangat kukuh dan sulit ditembus oleh lawan.
Secara keseluruhan, Arsenal telah mengumpulkan 30 clean sheet di semua kompetisi pada musim ini. Pencapaian ini semakin menegaskan betapa solidnya pertahanan mereka, yang menjadi salah satu kunci keberhasilan tim dalam meraih hasil positif.
Dengan performa yang konsisten, Arsenal tidak hanya menjadi ancaman di Liga Champions, tetapi juga menunjukkan bahwa mereka adalah salah satu tim yang patut diperhitungkan di pentas Eropa. Keberhasilan ini tentu menjadi modal berharga bagi mereka untuk melanjutkan perjuangan di kompetisi yang lebih ketat.
Samai Era 1970/1971
Kemenangan Arsenal atas Atletico Madrid tidak hanya memberikan kebanggaan bagi para penggemar, tetapi juga menyamai rekor klub dengan 41 kemenangan dalam satu musim.
Rekor ini sebelumnya hanya dicapai pada musim legendaris 1970/1971 di bawah asuhan Bertie Mee, di mana Arsenal berhasil meraih gelar ganda Liga Inggris dan Piala FA. Kini, pelatih Mikel Arteta memiliki kesempatan untuk melampaui pencapaian tersebut dengan mengantarkan timnya meraih gelar Premier League dan Liga Champions dalam satu musim.
Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi Arteta dan para pemain untuk menciptakan sejarah baru bagi klub.
Arteta Puji Gyokeres
Walaupun Bukayo Saka berhasil mencetak gol yang membawa kemenangan, pelatih Arteta memberikan pujian khusus kepada striker Viktor Gyokeres. Meskipun sempat melewatkan beberapa peluang berharga, kontribusi Gyokeres dalam membangun serangan dinilai sangat penting.
"Dia luar biasa. Anda bisa melihat reaksi penonton setiap kali dia menguasai bola. Etos kerjanya, apa yang dia berikan untuk tim, benar-benar luar biasa," ungkap Arteta.
Gyokeres menunjukkan dominasi fisik yang mengesankan, sering kali mampu menahan bola dan menarik pelanggaran dari pemain lawan. Hal ini menciptakan ruang bagi Saka untuk mencetak gol penentu kemenangan.
Setelah mengamankan tempat di final Liga Champions, Arsenal kini kembali memfokuskan perhatian mereka pada kompetisi domestik dengan menghadapi West Ham United dalam lanjutan perburuan gelar Premier League.
Sumber: SportsMole