Arsenal Terlalu Hebat Buat King UCL Real Madrid
Arsenal sukses mengalahkan Real Madrid dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions musim ini.
Arsenal berhasil menaklukkan Real Madrid dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions musim ini. Kemenangan ini kembali menegaskan bahwa The Gunners adalah lawan yang sulit bagi El Real di kompetisi ini. Tim Meriam London datang ke Santiago Bernabeu dengan penuh kepercayaan diri setelah meraih kemenangan 3-0 di pertemuan pertama yang berlangsung di Stadion Emirates pada 9 April lalu. Dalam pertandingan yang berlangsung pada Kamis (17/4/2025) dini hari WIB, Arsenal menunjukkan performa yang mengesankan.
Di awal pertandingan, tepatnya pada menit ke-10, The Gunners mendapatkan kesempatan emas melalui penalti. Menurut tayangan ulang VAR, Mikel Merino dilanggar oleh Raul Asencio di area terlarang. Namun, Bukayo Saka yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan panenka yang ia lakukan berhasil ditepis oleh kiper Real Madrid, Thibaut Courtois. Meskipun begitu, pada menit ke-65, Saka berhasil menebus kesalahannya dengan mencetak gol. Umpan dari Mikel Merino berhasil ia konversikan menjadi gol melalui tendangan kaki kirinya, dan ini menjadi momen penting bagi Arsenal.
Kunci untuk meraih kemenangan terletak pada waktu tambahan
Hanya berselang dua menit, Real Madrid berhasil menyamakan kedudukan. Memanfaatkan kelengahan William Saliba, Vinicius Junior merebut bola dan mencetak gol melalui tendangan kaki kanannya. Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Arsenal berhasil meraih kemenangan pada masa tambahan waktu di babak kedua.
Gol yang dicetak Gabriel Martinelli pada menit ke-90+3 memastikan Tim Gudang Peluru mengakhiri pertandingan dengan skor 2-1. Dengan hasil ini, Arsenal berhak melaju ke semifinal Liga Champions musim ini dengan keunggulan agregat 5-1. Di semifinal, Arsenal akan menghadapi Paris Saint-Germain, yang berhasil menyingkirkan Aston Villa dengan agregat 5-4.
Kryptonite bagi Real Madrid
Kemenangan ini semakin menegaskan bahwa Arsenal tetap menjadi momok bagi Real Madrid di ajang Liga Champions. The Gunners sering kali membuat Madrid kehilangan kekuatan, mirip dengan Superman yang tak berdaya ketika terpapar batu kryptonite. Dalam empat pertemuan yang telah berlangsung di turnamen ini, Arsenal berhasil mengalahkan Madrid sebanyak tiga kali.
Sementara itu, satu pertandingan lainnya berakhir dengan hasil imbang. Selain itu, gol yang dicetak oleh Vinicius Junior dalam pertandingan yang berlangsung pada Kamis dini hari WIB menjadi satu-satunya gol Real Madrid yang berhasil menembus gawang Arsenal.
Arsenal memiliki kualitas yang lebih baik
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya tersingkir dari Liga Champions oleh Arsenal musim ini. Meskipun demikian, Ancelotti mengakui bahwa penampilan The Gunners dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions jauh lebih unggul dibandingkan dengan timnya.
"Tersingkir dari Liga Champions tentu saja mengecewakan. Kami sudah sering merasa senang, tetapi tidak hari ini," ucap Ancelotti. Ia menambahkan, "Kami perlu mengelola perasaan ini sebaik yang kami lakukan saat trofi datang dan kami sangat gembira. Sebenarnya Arsenal lebih baik dari kami," sambungnya.
Keberhasilan Arsenal dalam mengalahkan Madrid menunjukkan peningkatan signifikan dalam permainan mereka. Ancelotti berusaha untuk tetap positif meskipun hasil yang didapat tidak sesuai harapan. Ia menyadari bahwa timnya harus belajar dari pengalaman ini untuk menghadapi kompetisi mendatang. Dengan demikian, pelatih asal Italia ini berharap agar para pemainnya dapat bangkit dan memperbaiki performa di pertandingan selanjutnya. Kekecewaan ini menjadi pelajaran berharga bagi Madrid untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Sumber: Soccerbase, UEFA