Ini Hasil Pengusutan Polisi Terkait Dugaan Prosititusi Anak di Blok M
Penyelidikan dilakukan Direktorat Siber usai muncul unggahan media sosial soal dugaan prostitusi anak.
Penyelidik Polda Metro Jaya belum menemukan bukti valid dugaan prostitusi anak yang menyeret warga negara asing di kawasan Blok M, Jaksel.
“Sejauh ini masih belum ditemukan informasi yang valid tentang peristiwa terjadi di mana, kapan, dan siapa korbannya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Rabu (20/5) malam.
Budi mengatakan penyelidikan dilakukan Direktorat Siber usai muncul unggahan media sosial soal dugaan prostitusi anak. Direktorat PPA dan PPO Polda Metro Jaya juga ikut turun tangan mendalami kasus itu.
“Direktorat PPA PPO juga sudah berkoordinasi dengan pihak KPAI, Imigrasi, termasuk kemarin ada kunjungan dari Wakil Menteri PPA,” ujarnya.
Budi menegaskan kasus perempuan dan anak menjadi prioritas. Dia meminta masyarakat yang mengetahui dugaan prostitusi anak segera melapor lewat layanan 110.
“Pasti ini menjadi prioritas utama Polda Metro Jaya untuk mendalami. Apabila ada menemukan masyarakat informasi yang valid, yang bisa menjadi barang bukti, menjadi dasar laporan penyelidik untuk menindaklanjuti, segera hubungi layanan 110 Kepolisian," tandas dia.