Tampil di Stadion Wembley hingga Bertemu Zidane, ini Jalan Berliku Beckham Putra ke Timnas Senior
Tahun 2025 berpotensi menjadi tahun yang luar biasa bagi Beckham Putra. Ia akan meraih kesuksesan bersama Persib Bandung dan debut dengan Timnas Indonesia.
Tahun 2025 bisa dianggap sebagai puncak kesuksesan bagi Beckham Putra. Bagaimana tidak, ia tidak hanya meraih gelar back to back bersama Persib Bandung, tetapi juga mencatatkan debut yang mengesankan dengan Timnas Indonesia. Pada saat Timnas Indonesia bertanding melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta dalam matchday 9 Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang berakhir dengan kemenangan 1-0, Beckham melakukan debutnya dari bangku cadangan dengan penampilan yang sangat memukau.
Dalam pertandingan away melawan Jepang, pelatih Patrick Kluivert memberinya kesempatan untuk bermain sebagai starter. Sayangnya, Beckham dan rekan-rekannya mengalami kekalahan telak dengan skor 0-6. Meskipun demikian, secara individu, winger berusia 23 tahun ini berhasil mencuri perhatian gelandang Jepang, Wataru Endo, yang bermain untuk Liverpool, dan mendapatkan banyak pujian. Mengenai semua pencapaian yang diraihnya, Beckham Putra merasa bersyukur, bahagia, dan bangga.
"Alhamdulillah, sebenarnya ini sih tiga tahun terbaik saya. Saya tuh mulai dari SEA Games 2023, tahun berikutnya lanjut Persib juara, terus tahun ini tahun 2025 juara back to back bersama Persib dan dipanggil timnas senior. Itu sangat luar biasa," ujar Beckham dalam wawancara di kanal YouTube Sport77 baru-baru ini.
Proses Panjang dan Kerja Keras
Namun, pencapaian tersebut tidak diraih dengan mudah. Proses yang panjang dan kerja keras telah dilalui, bahkan sejak usia muda. "Kalau mulai usia ke nasional, pas Piala Danone U-12 ya. Sebenarnya dari regional Bandung sangat ketat. Jadi kita tuh ada regional, baru kita diadu lagi di regional Jawa Barat. Baru ke nasional dan itu prosesnya sangat panjang," ungkap pemain yang biasa dipanggil King Etam.
Dia menjelaskan bahwa perjalanan Beckham menuju titik ini juga memerlukan usaha yang tidak sedikit. "Tapi sebelum main di Danone, sudah sering bermain juga di kompetisi lain. Tapi kebanyakan nggak nasional. Ya paling lokal-lokal saja kayak di Bandung sekitarnya," tambahnya.
Dari kompetisi Danone, ia kemudian melanjutkan ke Piala Menpora. Di umur 13 tahun, ia mulai berpartisipasi dalam pertandingan 11 lawan 11, sementara di Danone masih 9 lawan 9. "Tapi itu jadi pengalaman yang sangat berharga," tuturnya, mengingat perjalanan karirnya yang dimulai sejak lahir pada 29 Oktober 2001.
Pengalaman di Inggris
Beckham, yang merupakan salah satu talenta berbakat di Danone Nations Cup (DNC) pada saat itu, mendapatkan kesempatan untuk terbang ke Inggris dan bermain di Stadion Wembley. Di sana, ia bertemu dengan legenda Real Madrid dan Timnas Inggris, Zinedine Zidane, yang juga menjadi duta DNC.
"Bisa banyak belajar untuk meningkatkan kemampuan. Levelnya juga beda. Kebetulan Beckham bisa dibawa langsung ke Inggris main di Stadion Wembley. Bintang tamunya Zinedine Zidane. Sempat ketemu dan foto-foto," ungkapnya dengan penuh kebanggaan.