Kecelakaan Beruntun Probolinggo Tewaskan 4 Orang, Polisi Selidiki Penyebab Rem Blong
Empat orang tewas dalam kecelakaan beruntun Probolinggo yang melibatkan enam kendaraan. Polisi tengah menyelidiki dugaan rem blong truk trailer sebagai pemicu insiden tragis ini.
Kecelakaan beruntun tragis terjadi di Jalan Raya Desa Malasan Wetan, Probolinggo, Jawa Timur, pada Sabtu (18/4) malam. Insiden ini melibatkan enam kendaraan dan menewaskan empat orang di tempat kejadian.
Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas (Gakkum Satlantas) Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama membenarkan adanya korban jiwa. Semua korban meninggal dunia berada di dalam mobil sedan Toyota yang terlibat dalam tabrakan.
Pihak kepolisian saat ini sedang mendalami penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. Dugaan awal mengarah pada masalah pengereman salah satu kendaraan berat yang terlibat dalam rangkaian tabrakan.
Kronologi Kecelakaan Beruntun Probolinggo
Kecelakaan beruntun Probolinggo ini bermula ketika sebuah trailer Nissan dengan nomor polisi B-9625-UEJ melaju dari arah Lumajang menuju Probolinggo. Trailer yang dikemudikan Cecep ini diduga mengalami kendala pada fungsi pengereman saat tiba di lokasi kejadian.
Akibatnya, trailer tersebut menabrak sedan Toyota Limo Vios Nopol AG-1644-EG yang dikemudikan Sutrisno bersama tiga penumpangnya. Setelah tabrakan pertama, trailer terus melaju tak terkendali di jalan raya.
Trailer Nissan kemudian berturut-turut menabrak pikap Daihatsu Granmax Nopol P-8361-GL yang dikemudikan Muhammad Iswanto, lalu pikap Nopol N-8387-YH yang dikemudikan Agus Heri Wibowo. Rangkaian tabrakan berlanjut hingga menabrak Minibus Toyota Hi-Ace Nopol P-7022-QB yang dikemudikan Abdul Ghopar.
Kendaraan berat itu baru berhenti setelah menabrak truk traktor Head Hino Nopol T-9698-TA yang dikemudikan Joko Trimono, yang saat itu berjalan searah di depannya. Urutan kejadian ini menunjukkan dampak serius dari dugaan kegagalan pengereman.
Identitas Korban dan Langkah Penyelidikan Polisi
Empat korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan beruntun Probolinggo ini adalah Sutrisno (60), T. Sri Budiyatni (60), Devica Friskiara (29), dan Giovani Malik Ibrahim (3). Keempatnya merupakan satu keluarga dan berasal dari Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
Selain korban meninggal, terdapat satu korban luka, yakni Muhammad Iswanto (33), pengemudi pikap Daihatsu Granmax. Warga Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember ini kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Wonolangan, Kabupaten Probolinggo.
Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sopir truk trailer bermuatan triplek atas nama Cecep Adi Sucipto untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait insiden tersebut.
Penyelidikan mendalam diharapkan dapat mengungkap secara pasti penyebab kecelakaan dan menentukan pihak yang bertanggung jawab. Proses ini penting untuk memastikan keadilan bagi para korban dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Sumber: AntaraNews