Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di jalur Pantura Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Jumat siang. Insiden ini sempat mengakibatkan arus lalu lintas di lokasi kejadian tersendat cukup lama, memicu antrean kendaraan yang panjang. Petugas kepolisian segera diterjunkan ke lokasi untuk menangani situasi dan memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Tiga kendaraan yang terlibat dalam Kecelakaan Beruntun Batang ini adalah dua truk trailer dan satu mobil minibus. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan dan kerugian materi yang tidak sedikit. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kronologi lengkap dan penyebab pasti kejadian tragis ini.
Kepala Kepolisian Resor Batang, AKBP Veronika, memastikan bahwa timnya bertindak cepat dalam mengevakuasi kendaraan yang terlibat. Langkah sigap ini bertujuan agar arus lalu lintas kendaraan dapat kembali normal secepat mungkin, mengingat jalur Pantura merupakan salah satu urat nadi transportasi utama di Pulau Jawa.
Advertisement
Advertisement
Kecelakaan beruntun ini diduga kuat dipicu oleh gangguan pada sistem pengereman sebuah truk trailer bernomor polisi G 1336 L. Truk tersebut melaju dari arah barat, Jakarta, menuju timur, Semarang, saat insiden terjadi. Rem yang tidak berfungsi optimal menyebabkan truk sulit dikendalikan oleh pengemudinya.
Aris Mudiyono (41), warga Kabupaten Tegal yang mengemudikan truk tronton tersebut, kehilangan kendali atas kendaraannya. Truk lantas menghantam bagian belakang mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi G 1336 L. Mobil Sigra ini dikemudikan oleh Supriyanto (37), warga Reban, Kabupaten Batang, yang sedang melaju searah di depannya.
Hantaman keras dari truk tronton tersebut mengakibatkan mobil minibus Daihatsu Sigra terdorong ke arah kiri jalan. Kejadian ini berlangsung sangat cepat, membuat pengemudi Sigra tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar. Kondisi jalan yang padat juga memperparah potensi dampak kecelakaan.
Advertisement
Advertisement
Setelah menabrak mobil Daihatsu Sigra, sopir truk tronton masih belum bisa mengendalikan laju kendaraannya. Truk tersebut kemudian menabrak truk trailer lain bernomor polisi H-8912-OH yang berada searah di depannya. Truk trailer kedua ini dikemudikan oleh Faizin (45), warga Kabupaten Kendal.
Benturan kedua ini memiliki dampak yang lebih serius, mengakibatkan truk trailer yang dikemudikan Faizin terguling di badan jalan. Posisi truk yang melintang di jalan inilah yang kemudian menyebabkan arus lalu lintas di jalur Pantura Gringsing tersendat parah. Antrean kendaraan mengular panjang, membutuhkan upaya ekstra dari petugas kepolisian.
AKBP Veronika menambahkan bahwa tiga kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan cukup berat akibat benturan beruntun ini. Kerugian materi akibat Kecelakaan Beruntun Batang diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun beberapa pihak mungkin mengalami luka ringan.
Advertisement
Pihak kepolisian, didampingi Kepala Satuan Lalu Lintas AKP Eka Hendra Ardiansyah, terus berupaya mengamankan lokasi. Proses evakuasi kendaraan yang rusak dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari dampak lebih lanjut. Penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung untuk mendapatkan kronologi yang lebih detail dan akurat.
Sumber: AntaraNews