Kecelakaan Maut di Tol Tegal saat Arus Mudik, Calya Tabrak Bus Hingga Empat Orang Meninggal
Peristiwa bermula ketika mobil Toyota Calya bernopol B 2399 FR yang dikemudikan Gunawan melaju dari arah timur (Bekasi) menuju barat (Pemalang).
Lima orang pemudik dalam satu rombongan mobil mengalami kecelakaan di ruas tol KM 290+700 Jalur B, Desa Harjasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Kamis (19/3). Insiden ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka berat.
"Iya, ada empat korban meninggal dunia atas peristiwa ini, seluruhnya korban dari rombongan mobil dibawa ke rumah sakit Siaga Medika. Satu orang alami luka dan kondisinya kritis," kata Kasat Lantas Polres Pemalang, Bharatungga Dharuning Pawuri.
Kronologi Mobil Oleng dan Tabrak Bus Berhenti
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut tiba-tiba oleng ke kanan hingga masuk ke lajur darurat. Mobil kemudian menabrak bagian belakang bus Agra Mas bernopol T 7622 DA yang tengah berhenti untuk mengecek kondisi ban dengan lampu hazard menyala.
"Dari rekaman CCTV, kendaraan Calya terlihat oleng ke arah kanan menuju lajur darurat, kemudian menabrak bagian belakang bus. Diduga pengemudi dalam kondisi mengantuk sehingga tidak mampu merespons situasi di depannya. Terlihat tidak adanya pengereman atau upaya mengurangi kecepatan," ujarnya.
Sopir Diduga Mengantuk, Satu Keluarga Jadi Korban
Pihak kepolisian menduga kecelakaan dipicu oleh kondisi pengemudi yang mengantuk. Namun demikian, penyebab pasti kejadian masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
"Masih kami dalami penyebab kecelakaan," ujarnya.
Seluruh korban diketahui merupakan satu keluarga yang tengah melakukan perjalanan mudik dari Cikarang menuju Petarukan, Kabupaten Pemalang. Total terdapat lima orang dalam kendaraan tersebut.
Humas RS Siaga Medika, Indra Setiawan, menyampaikan bahwa pihak rumah sakit menerima seluruh korban dari lokasi kejadian.
“Kami menerima lima pasien dari KM 290. Tiga meninggal di tempat kejadian lalu menyusul satu korban meninggal,” ujarnya.
Ia menambahkan, satu korban saat ini masih dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan intensif.
“Korban kami terima sekitar pukul 07.35 WIB dan langsung ditangani tim medis,” pungkasnya.