Siapa Pelatih Favorit David Beckham?
David Beckham menyebut sosok ini sebagai pelatih terbaik yang pernah membimbingnya selama kariernya.
David Beckham mengungkapkan sebuah pernyataan mengejutkan tentang pelatih terbaik yang pernah menemaninya selama kariernya. Meskipun ia menghabiskan lebih dari sepuluh tahun di bawah bimbingan Sir Alex Ferguson, yang dianggap sebagai salah satu manajer terhebat sepanjang sejarah, Beckham tidak menempatkan mantan pelatih Manchester United (MU) itu di posisi teratas.
Hubungan antara Beckham dan Ferguson ternyata tidak selalu berjalan mulus. Salah satu insiden yang paling diingat terjadi setelah kekalahan MU dari Arsenal, di mana Ferguson melempar sepatu di ruang ganti yang mengenai wajah Beckham dan menyebabkan luka di atas matanya. Ketegangan ini menjadi momen penting yang mendorong Beckham untuk pindah ke Real Madrid pada tahun 2003.
Meskipun bersama Ferguson, Beckham berhasil meraih hampir semua gelar domestik yang ada di sepak bola Inggris, dalam sebuah wawancara yang dikutip oleh Daily Mail beberapa tahun lalu, pria berusia 50 tahun ini justru menyebut nama pelatih lain sebagai yang terbaik sepanjang kariernya.
Pandangan Beckham terhadap Carlo Ancelotti
Dalam sebuah wawancara, David Beckham secara jujur menyatakan bahwa Carlo Ancelotti adalah pelatih terbaik yang pernah ia miliki. Pernyataan tersebut muncul tidak lama setelah Ancelotti dipecat dari Bayern Munchen, dan Beckham dengan tegas menunjukkan rasa kagumnya terhadap pelatih asal Italia tersebut.
"Saya mencintai Carlo -- dia yang terbaik bagi saya," ungkap Beckham.
"Dia salah satu manajer dan pribadi paling luar biasa, salah satu yang paling sukses dalam sejarah sepak bola, jadi dia akan baik-baik saja," tambahnya.
Meskipun Beckham tidak menghabiskan waktu yang lama di bawah arahan Ancelotti, dua periode singkat yang ia jalani—saat dipinjamkan ke AC Milan pada musim 2008/09 dan saat mengakhiri kariernya di Paris Saint-Germain—meninggalkan kesan yang mendalam bagi legenda sepak bola Inggris ini.
Pengalaman tersebut menunjukkan betapa besar pengaruh Ancelotti terhadap perkembangan karier Beckham, meskipun waktu mereka bersama relatif singkat. Beckham merasakan dampak positif dari filosofi dan pendekatan kepelatihan Ancelotti, yang membuatnya sangat menghargai sosok pelatih tersebut.
Kembalinya Ancelotti setelah dipecat oleh Bayern
Waktu membuktikan bahwa penilaian Beckham terhadap Ancelotti tidak keliru. Meskipun pemecatannya dari Bayern Munich membuatnya terpuruk dari panggung Eropa, Ancelotti kembali ke Italia pada tahun 2018 untuk melatih Napoli. Namun, langkah yang paling mengejutkan adalah ketika ia menerima tawaran untuk melatih Everton, klub yang jarang menjadi pilihan pelatih-pelatih top.
Tak lama setelah itu, Ancelotti kembali ke klub yang pernah membesarkan namanya, yaitu Real Madrid. Ia diangkat kembali sebagai pelatih kepala Los Blancos pada tahun 2021. Di bawah kepemimpinannya, Madrid berhasil meraih kembali kejayaan Eropa dengan memenangkan dua gelar Liga Champions, termasuk kemenangan atas Liverpool di final 2022. Hal ini membuktikan bahwa pelatih yang pernah dianggap terbaik oleh Beckham itu belum kehilangan sentuhannya.
Sumber: Give Me Sport