David Beckham Tanggapi Transformasi Manchester United di Era Ruben Amorim, Minta Fans Bersabar
Legenda Manchester United, David Beckham, berpendapat Setan Merah mulai menunjukkan kemajuan yang baik di bawah kepemimpinan Ruben Amorim.
Legenda Manchester United, David Beckham, mengungkapkan Setan Merah mulai menunjukkan kemajuan positif di bawah kepemimpinan Ruben Amorim, meskipun proses perubahan tersebut berjalan dengan lambat.
Beckham juga mengingatkan para penggemar untuk bersabar, karena transformasi besar tidak dapat terjadi dalam waktu singkat.
Pada pertandingan yang berlangsung di Selhurst Park pada Minggu (30/1/2025), Manchester United meraih kemenangan penting dengan skor 2-1 atas Crystal Palace. Dua gol yang dicetak oleh Joshua Zirkzee dan Mason Mount di babak kedua menjadi penentu kemenangan, setelah penampilan buruk yang ditunjukkan oleh Setan Merah di babak pertama.
Sebelumnya, MU juga mengalami kekalahan yang menyakitkan saat bertanding melawan Everton di awal pekan, sehingga kemenangan di markas Palace terasa sangat vital.
Crystal Palace sempat unggul lebih dulu melalui penalti yang dieksekusi oleh Jean-Phillipe Mateta, dan menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Namun, setelah jeda, performa Manchester United meningkat secara signifikan dan mereka berhasil membalikkan keadaan. Meskipun merasa senang dengan perkembangan yang terjadi, Beckham menekankan bahwa MU masih perlu meningkatkan konsistensi dalam permainan mereka.
Sosok yang Tepat Pimpin MU
"Saya rasa sudah terlihat tanda-tanda sang manajer mulai membalikkan keadaan," ujar Beckham kepada Sky Sports, pada Senin (1/12/2025).
Menurutnya, perubahan yang dilakukan manajer mulai menunjukkan hasil positif, meskipun perjalanan masih panjang.
"Dia mengubah beberapa hal dan hasilnya membaik, tapi masih panjang jalannya. Masih ada beberapa pertandingan saat kami tidak bermain seperti yang diharapkan," imbuh Beckham.
Ia tetap optimistis dan percaya bahwa Amorim adalah orang yang tepat untuk memimpin Setan Merah. "Kami punya manajer bagus dan dia mengubah semuanya secara perlahan," tambahnya.
Pengakuan Ruben Amorim
Ruben Amorim mengakui penampilan timnya pada babak pertama jauh dari harapan. Ia berpendapat bahwa Manchester United seharusnya tidak bermain dengan lambat dan kurang intens di kompetisi Premier League.
"Di akhir babak pertama, mereka mulai kesulitan membawa bola keluar. Anda bisa melihat dari gerakan mereka, yang mulai kelelahan," ungkap Amorim.
"Kami bicara soal tempo dan intensitas. Kami tidak bisa bermain seperti itu di Premier League, jadi kami tingkatkan," kata pelatih asal Portugal tersebut.
Amorim juga menegaskan bahwa gol pertama menjadi momen penting bagi Manchester United.
"Saya punya feeling, jika kami mencetak satu gol, permainan akan berubah total. Saya suka cara kami mengontrol permainan setelah itu," jelasnya.
Dengan pernyataan tersebut, Amorim menunjukkan keyakinan bahwa momentum dapat diubah melalui peningkatan performa tim. Ia berharap timnya dapat mempertahankan intensitas permainan yang lebih baik di sisa pertandingan.
Kurang Intensitas
Amorim menjelaskan kurangnya intensitas di awal pertandingan disebabkan oleh berbagai detail kecil yang memengaruhi ritme permainan.
"Kecepatan aliran bola harus lebih baik. Hal-hal kecil seperti itu yang kami perbaiki. Saat beberapa momen berjalan baik, ritme mengalir dan semuanya meningkat secara mental dan fisik," kata Amorim.
Kemenangan ini membawa Manchester United menduduki posisi ketujuh di klasemen Premier League, hanya tertinggal tiga poin dari empat besar, setelah Aston Villa berhasil mengalahkan Wolves dalam laga lainnya.
Dengan hasil ini, Manchester United menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam performa tim. Kenaikan posisi di klasemen menjadi motivasi tambahan bagi mereka untuk terus berjuang meraih tempat di zona Eropa. Menurut Amorim, perbaikan dalam aspek permainan seperti kecepatan dan ritme sangat penting untuk meningkatkan kinerja tim secara keseluruhan. Kemenangan ini juga menjadi sinyal positif bagi para pendukung yang berharap tim kesayangan mereka bisa bersaing di papan atas.
Sumber: Sky Sports, Metro