Alan Shearer Sebut Ruben Amorim Arogan, Disentil Tak Mau Beradaptasi di Manchester United
Legenda timnas Inggris, Alan Shearer, memberikan kritik tajam kepada Ruben Amorim, mantan manajer Manchester United.
Legenda Timnas Inggris, Alan Shearer, memberikan kritik tajam terhadap mantan manajer Manchester United, Ruben Amorim, setelah terlihatnya perubahan signifikan dalam performa Setan Merah sejak Michael Carrick mengambil alih.
Di bawah kepemimpinan Carrick, MU menunjukkan kebangkitan yang mencolok, dengan meraih dua kemenangan besar melawan Manchester City dan Arsenal dalam dua pertandingan pertamanya. Hasil ini langsung mengubah atmosfer di Old Trafford menjadi lebih positif.
Dalam sebuah episode podcast bertajuk The Rest is Football, Shearer mengungkapkan keraguannya terhadap pendekatan Amorim saat melatih United, terutama mengenai ketidakfleksibelannya dalam menerapkan taktik.
"Apa sebenarnya yang dipikirkan Ruben Amorim sekarang, melihat dua penampilan itu? Jujur saja, saya tidak tahu apa yang ada di kepalanya," ungkap Shearer, menyoroti kebingungan atas keputusan yang diambil oleh Amorim selama menjabat sebagai pelatih.
Menolak Beradaptasi
Shearer berpendapat bahwa kegagalan Amorim tidak hanya disebabkan oleh kualitas skuad yang ada, tetapi juga karena ketidakmampuan pelatih untuk beradaptasi ketika sistem yang diterapkan terbukti tidak efektif.
"Ini benar-benar gila ketika Anda tidak mencoba mengubah formasi. Arogansi untuk berkata, 'Tidak, saya tidak akan melakukan hal lain. Ini cara saya atau tidak sama sekali,'" ungkap mantan striker Newcastle United tersebut.
Menurut Shearer, Amorim seharusnya lebih fleksibel dan realistis dalam menganalisis situasi timnya. Ia merasa kecewa dengan keputusan Amorim yang terus memaksakan sistem permainan meskipun hasil yang diperoleh di lapangan tidak sesuai harapan.
"Bahkan untuk sekadar menggeser pendekatan atau mengakui bahwa ini mungkin tidak berhasil, lalu berkata 'mungkin saya harus mencoba sesuatu yang lain', itu tidak pernah terjadi. Dia menaruh semua telur dalam satu keranjang. Dan ketika itu gagal, semuanya selesai. Dan memang itu gagal," tegas Shearer.
Pujian untuk Carrick
Shearer memberikan pujian yang tinggi kepada Michael Carrick, yang dinilai telah memulai karier kepelatihannya dengan sangat baik di Manchester United.
Sebagai rekan sesama asal Tyneside, Shearer merasa terkesan dengan keberanian dan kecerdasan Carrick dalam mengelola tim di tengah tekanan yang signifikan.
"Dia membuat awal yang luar biasa, mungkin bahkan mengejutkan dirinya sendiri. Tapi soal apakah dia pantas mendapat jabatan permanen, tanyakan lagi pada saya dua bulan ke depan," kata Shearer.
Meskipun demikian, Shearer menekankan bahwa dua pertandingan belum cukup untuk menarik kesimpulan jangka panjang.
Ia menyarankan agar Manchester United tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan mengenai masa depan pelatih secara permanen. Penting untuk tidak terburu-buru dalam menentukan langkah selanjutnya, mengingat bahwa performa awal tidak selalu mencerminkan hasil jangka panjang.
Carrick mungkin telah menunjukkan potensi yang menjanjikan, namun evaluasi yang lebih mendalam diperlukan sebelum membuat keputusan yang signifikan. Dengan demikian, Manchester United harus mempertimbangkan semua aspek sebelum melangkah lebih jauh dalam menentukan posisi kepelatihan.