Rp2,8 Triliun untuk Satu Pemain? Ini 3 Pertimbangan Liverpool Berani Bayar Mahal Wirtz
Florian Wirtz hampir dipastikan akan menjadi pemain dengan harga termahal dalam sejarah Premier League.
Florian Wirtz hampir dipastikan akan menjadi pemain dengan biaya transfer tertinggi dalam sejarah Premier League. Berdasarkan sejumlah laporan, Liverpool bersedia mengeluarkan dana yang melebihi rekor transfer sebelumnya yang dipegang oleh Chelsea, yaitu 121 juta euro untuk Enzo Fernandez pada tahun 2023. The Athletic melaporkan bahwa Liverpool telah sepakat untuk membayar total 136,3 juta euro, yang terdiri dari pembayaran awal sebesar 117,5 juta euro dan tambahan 18,8 juta euro dalam bentuk bonus yang bersifat potensial.
Jurnalis transfer terkemuka, Fabrizio Romano, menyebutkan bahwa total biaya transfer ini bisa mencapai 150 juta euro (sekitar Rp2,8 triliun). Dengan jumlah uang tersebut, Wirtz akan menjadi pembelian termahal Liverpool, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Darwin Nunez dengan nilai 85 juta euro dari Benfica pada tahun 2023.
Wirtz, seorang gelandang muda berusia 22 tahun yang berasal dari Bayer Leverkusen, telah menunjukkan performa yang sangat mengesankan dalam beberapa musim terakhir. Pada musim 2024-25, ia berhasil mencetak 16 gol dan memberikan 15 assist dalam 45 pertandingan, yang berkontribusi pada keberhasilan Leverkusen finis di posisi kedua Bundesliga dan melaju ke babak 16 besar Liga Champions.
Di musim sebelumnya, ia memainkan peran yang krusial dalam membantu Leverkusen meraih gelar Bundesliga tanpa terkalahkan dan mencapai final Liga Europa, serta dianugerahi gelar Pemain Terbaik Bundesliga. Dalam artikel ini, Bola.com merangkum alasan mengapa Liverpool bersedia mengeluarkan dana besar hanya untuk seorang pemain seperti Florian Wirtz.
Pemain Terbaik di Bundesliga
Aspek pertama yang perlu kita bahas adalah nilai pasar Florian Wirtz yang sangat mengesankan. Dengan angka mencapai 140 juta euro, penilaian yang diberikan oleh Transfermarkt terhadap pemain ini hampir mencerminkan nilai aktualnya di dunia sepak bola.
Tidak heran jika bintang Leverkusen ini menjadi pemain termahal di Bundesliga Jerman, sekaligus menjadi salah satu pemain paling bernilai di Timnas Jerman. Dalam skala global, hanya ada tiga pemain di bawah usia 23 tahun yang memiliki nilai pasar lebih tinggi darinya, yaitu Bukayo Saka dari Arsenal, Jude Bellingham dari Real Madrid, dan Lamine Yamal dari Barcelona.
Sumbangan Gol dan Assist
Tidak mengherankan jika Wirtz dikenal sebagai gelandang serang yang produktif, terutama dalam mencetak gol dan memberikan assist untuk tim Leverkusen. Sejak memulai kariernya di Bundesliga, sangat sedikit pemain yang dapat menandingi performanya, terutama yang mengenakan nomor punggung 10.
Dalam 140 pertandingan Bundesliga, Wirtz telah berhasil mencatatkan total 81 gol dan assist, yang membuatnya berada di urutan kelima di antara semua pemain dalam empat musim terakhir. Menariknya, keempat pemain yang berada di atas Wirtz dalam daftar tersebut adalah penyerang murni atau pemain yang kadang-kadang berposisi sebagai penyerang.
Pengatur Serangan Liverpool yang Ideal
Kemampuan Wirtz dalam menciptakan peluang bagi rekan-rekannya tampaknya menjadi alasan utama Liverpool bersedia mengeluarkan dana besar untuk merekrutnya. Meskipun Mohamed Salah merupakan pencetak gol utama di klub Anfield, Liverpool masih membutuhkan sosok pemain No.10 sejati yang dapat memberikan umpan-umpan terobosan di sepertiga akhir lapangan. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan assist yang telah dihasilkan Wirtz selama lima musim terakhir di Leverkusen, yaitu sebanyak 47 assist, dibandingkan dengan skuad Liverpool saat ini. W
alaupun Wirtz belum mampu menyamai total 58 assist yang dimiliki Salah, ia tetap unggul jauh dibandingkan gelandang Liverpool lainnya. Sebagai contoh, Dominik Szoboszlai hanya mencetak hampir setengah dari jumlah assist yang diraih Wirtz dalam periode waktu yang sama. Dengan demikian, Wirtz mungkin menjadi solusi ideal sebagai playmaker untuk mengatasi masalah yang dihadapi Arne Slot di musim mendatang.