Komentar Tajam Ralf Schumacher ke Lewis Hamilton: Terlalu Banyak Drama
Ralf Schumacher, mantan pembalap Formula 1, memberikan kritik tajam terhadap Lewis Hamilton.
Lewis Hamilton kembali menjadi sorotan, kali ini dari mantan pembalap Formula 1, Ralf Schumacher, setelah menghadapi tantangan berat bersama Ferrari di paruh pertama musim 2025.
Hamilton, yang memutuskan meninggalkan Mercedes meskipun masih memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya, belum mampu memenuhi harapan yang tinggi setelah bergabung dengan Ferrari.
Meskipun ia berhasil meraih kemenangan di sprint race di Shanghai, Hamilton tidak mampu naik podium dalam balapan pada hari Minggu dan terus tertinggal di belakang rekan setimnya, Charles Leclerc.
Schumacher menilai bahwa performa Hamilton di Ferrari dipenuhi dengan drama dan meragukan kemampuannya untuk beradaptasi dengan mobil SF-25.
Komentar Tajam
Ia memberikan komentar yang tajam.
"Sekarang saya melihat banyak drama darinya. Dia mengkritik tim, mengeluh secara internal, kesulitan dengan mobil, itu tidak membantu siapa pun," ungkap Schumacher kepada Bild.
"Mobil ini lebih cocok untuk Leclerc, bukan untuknya. Mungkin dia sudah terlalu tua untuk bisa beradaptasi. Atau mungkin dia memang tidak mampu mengatasinya," tambahnya.
Kritik yang disampaikan Schumacher muncul setelah Hamilton secara terbuka menyebut dirinya "tidak berguna" setelah sesi kualifikasi di Hungaria awal bulan ini. Bahkan, Hamilton meminta Ferrari untuk mempertimbangkan penggantinya.
Ini terjadi hanya seminggu setelah ia bertekad untuk mengejar gelar dunia bersama Ferrari dan berusaha menghindari nasib yang dialami oleh Sebastian Vettel dan Fernando Alonso.
Tantangan Nyata
Posisi Hamilton di klasemen menunjukkan tantangan yang nyata. Setelah mengikuti 14 seri balapan, ia kini menduduki peringkat keenam dengan total 109 poin, tertinggal 42 poin dari Leclerc yang memimpin klasemen.
Di sisi lain, tim Ferrari masih bertahan di posisi kedua dalam klasemen konstruktor dengan selisih 24 poin dari Mercedes. Schumacher menegaskan bahwa keputusan Ferrari untuk mendukung Leclerc telah diambil sejak lama, tetapi ia percaya Hamilton tidak akan menyerah di tengah musim ini.
"Keputusan untuk memilih Leclerc sudah lama dibuat. Tapi, saya tidak berpikir dia akan berhenti selama musim ini," ungkap mantan pembalap dari tim Jordan, Williams, dan Toyota tersebut.
Sumber: Crash