Tora Sudiro kini Jadi Kakek dan Berharap Cucunya Panggil dengan Sebutan Tertentu
Menurut Tora, banyak teman-temannya yang merasa terkejut mengetahui bahwa ia sekarang sudah menjadi seorang kakek.
Aktor Tora Sudiro merasa bahagia dengan kelahiran cucu pertamanya yang diberi nama Kanoadria Adenang Lubis. Dalam hal panggilan, Tora memilih untuk tidak menggunakan sebutan kakek atau opa, melainkan ingin dipanggil Bab, yang sudah menjadi kebiasaan di lingkungan keluarga dan teman-temannya.
“Nggak, karena kemaren kan semua panggil Bab ya, anak-anak aku, fans-fans aku, temen aku juga. Ini sih inginnya dipanggil Bab juga sama bayi ini, karena lebih muda kan jadinya,” ungkap Tora Sudiro di RS Brawijaya, Antasari, Jakarta Selatan, pada Senin (23/6/2025). Tora sendiri mengaku terkejut dengan status barunya sebagai seorang kakek, merasa seolah baru kemarin ia masih menikmati hobi bersepeda, kini sudah memiliki cucu.
“Kita mah senengnya nggak bisa kebayang deh, apalagi cucu pertama ya. Cucu bro, gokil. Nggak kepikir, kemaren gue masih main sepeda, sekarang udah punya cucu,” kata Tora, mengekspresikan rasa senangnya. Momen ini menjadi pengalaman baru dalam hidupnya, yang tentunya akan selalu diingat dan dikenang.
Kakek dalam Keadaan Tidak Sehat
Tora mengungkapkan bahwa banyak temannya yang merasa terkejut mengetahui bahwa ia kini sudah menjadi seorang kakek. Sebagian besar dari mereka merasa takjub karena Tora sudah memiliki seorang cucu.
"Seinget saya mereka cuma, set deh, udah punya cucu. Jadi ya mereka pada seneng aja, akhirnya udah ada yang punya cucu juga, cucu langsung ya. Mereka merasa kagum aja sih," ungkap Tora. Hal ini menunjukkan bahwa status baru Tora sebagai kakek membawa kebahagiaan dan rasa bangga di kalangan teman-temannya.
Reaksi teman-teman Tora mencerminkan betapa cepatnya waktu berlalu dan bagaimana kehidupan masing-masing individu berkembang. Mereka tampaknya senang melihat Tora memasuki fase baru dalam hidupnya, di mana ia kini memiliki tanggung jawab dan kebahagiaan sebagai seorang kakek. Tora merasa bangga dan bahagia dengan status barunya, dan hal ini membuatnya semakin dekat dengan teman-temannya yang turut merayakan momen spesial tersebut.
Menangis saat Melihat Kelahiran Cucu
Tora percaya bahwa ia akan menangis saat melihat cucunya lahir, terutama jika ia ikut menemani di ruang persalinan. Namun, air mata bahagia justru mengalir ketika Tora berbincang dengan Nabila setelah proses persalinan selesai.
"Sedih pas lihat anak saya ke kamar aja gitu, terus dia gendong Noa, dia liatin Noa terus aku cuma ngomong lucu ya, tadi pagi masih di dalam lho Bi, sekarang udah di luar. Cuma ngomong gitu doang, eh sedih saya, sialan. Padahal cuma becanda," ungkapnya.
Pengalaman tersebut menunjukkan betapa mendalamnya perasaan seorang kakek terhadap cucunya. Momen-momen seperti ini sering kali mengungkapkan emosi yang tak terduga, meskipun awalnya hanya bercanda. Tora tidak menyangka bahwa perasaannya bisa begitu kuat saat melihat anaknya menggendong cucunya. Hal ini menggambarkan betapa istimewanya momen kelahiran dalam sebuah keluarga, yang sering kali diwarnai dengan tawa dan air mata.
Belum Merasakan Dampaknya
Tora masih belum merasakan dampak yang berarti dari status barunya. Namun, ia kini lebih sering mencari mainan anak-anak setiap kali membuka toko online.
"Perubahan sih belum terasa banget, ya paling sekarang kalo buka online shop saya carinya mainan anak-anak, sama baju berenang buat berenang sama ikan arwana saya, boleh ya Van," pungkas Tora Sudiro.
Meski statusnya telah berubah, Tora merasa belum ada perubahan yang signifikan dalam kehidupannya. Ia justru mendapati dirinya lebih sering mencari mainan anak-anak saat menjelajahi toko online.
"Perubahan sih belum terasa banget, ya paling sekarang kalo buka online shop saya carinya mainan anak-anak, sama baju berenang buat berenang sama ikan arwana saya, boleh ya Van," katanya.