Tangis Eza Gionino: Rindu Anak, Masih Berharap Istri Pulang di Tengah Proses Cerai
Eza Gionino mengungkapkan kesulitan untuk membahas perceraiannya. Ia merasa cemas, bahkan napasnya terlihat terengah-engah saat berbicara.
Eza Gionino membagikan perasaannya terkait gugatan cerai yang diajukan oleh istrinya, Meiza Aulia Coritha, di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat.
Menurut Eza, menghadapi masalah yang berkaitan dengan keutuhan rumah tangga bukanlah hal yang mudah.
"Gimana ya, kalau ngomongin promosi lebih mudah, tapi ini ngomongin masalah rumah tangga sendiri. Jujur saya agak gentar, napas saya agak terengah-engah, jujur, ini berat sekali yang saya hadapi," ungkap Eza Gionino saat ditemui di Kawasan Cibubur, Jakarta Timur, pada Rabu (10/9).
Perasaan paling menyedihkan bagi Eza adalah kerinduan yang mendalam terhadap ketiga anaknya. Ia dikenal sebagai ayah yang sangat dekat dengan buah hatinya, namun kini ia merasa terpisah dan tidak bisa memeluk mereka.
"Saya tidak tahu mereka di mana, saya sebagai seorang ayah saya pengin sekali meluk mereka. Saya pengin sekali meluk mereka tapi tidak tercapai," jelasnya.
Eza menggambarkan betapa hancur hatinya sebagai ayah yang terpisah dari anak-anaknya di tengah proses perceraian ini. Ia sangat memikirkan kondisi psikologis anak-anaknya yang mungkin bingung tanpa sosok ayah di samping mereka.
Keluarga, terutama anak dan istri, menjadi fokus utama
"Coba kalian bayangkan gimana, saya kepikiran gimana wajah anak-anak saya kebingungan nggak tahu daddy-nya di mana. Kalau mereka tanya, 'daddy-nya di mana?' Saya nggak tahu jawaban mereka itu apa," kata Eza. Eza mengakui bahwa selama ini, fokus utama hidupnya adalah untuk istri dan anak-anaknya. Oleh karena itu, perpisahan ini terasa sangat menyakitkan baginya.
"Saya bekerja untuk mereka, saya nggak pernah belanja, saya selalu untuk mereka. Sekarang jujur kondisinya saya di rumah itu saya sendiri. Benar-benar sendiri, di rumah tuh rasanya sepi sekali. Hampa banget rasanya gitu," ungkapnya.
Kehidupan yang sebelumnya penuh dengan kebersamaan kini berubah menjadi kesepian yang mendalam. Eza merasakan kehilangan yang sangat besar, di mana kehadiran anak-anaknya yang biasanya mengisi hari-harinya kini hanya menjadi kenangan yang menyakitkan.
Berdoalah kepada Eza di setiap sujudmu
Meskipun tengah menghadapi proses perceraian, Eza tetap merasakan cinta dan kerinduan yang mendalam terhadap istrinya. Ia selalu mengharapkan agar keluarganya bisa bersatu kembali seperti sebelumnya.
Dalam setiap doa yang dipanjatkannya, Eza berdoa agar keadaan ini segera berubah.
"Saya jujur saya sebagai seorang ayah, saya rindu pada anak-anak saya dan saya juga rindu sama istri saya. Jadi dalam setiap doa, dalam sujud saya, saya cuma berharap ayo Mom, Sayang, kembalilah, pulang," ucap Eza Gionino.
Dengan penuh harapan, Eza terus berdoa agar semua bisa kembali seperti semula, menciptakan kebahagiaan dalam rumah tangga yang telah dibangunnya.
Menjalani pernikahan sejak tahun 2018
Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, Eza Gionino dan Meiza Aulia resmi menikah pada tahun 2018. Pernikahan mereka menarik perhatian publik karena dilangsungkan tanpa dukungan dari ibu Eza. Dalam perjalanan rumah tangga mereka, pasangan ini dikaruniai tiga orang anak.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4162287/original/084175900_1663546326-220918_JOURNAL_10_Provinsi_dengan_jumlah_perceraian_tertinggi_di_Indonesia_pada_2021_S3.jpg)