Sinemart Rilis Trailer Film 'Mendadak Dangdut' dan Video Klip Lagu 'Jablai' Anya Geraldine
Film Mendadak Dangdut merupakan karya terakhir dari Joshua Pandelaki sebelum beliau meninggal dunia pada usia 65 tahun.
Sinemart bekerja sama dengan Amadeus Sinemagna telah meluncurkan trailer film Mendadak Dangdut pada Rabu, 9 April 2025. Setelah hampir 13 tahun tidak memproduksi film layar lebar, Sinemart kini kembali dengan film Mendadak Dangdut yang disutradarai Monty Tiwa.
Dalam acara Press Conference trailer tersebut, David Setiawan Suwarto, Executive Producer Sinemart, mengungkapkan awalnya merasa ragu terhadap naskah yang ditulis Monty Tiwa. Namun, setelah melalui beberapa kali revisi, ia mengaku terharu dan bahkan sampai menangis ketika mendengar hasil revisinya, yang langsung membuatnya memutuskan untuk memproduksi film Mendadak Dangdut.
“Cerita yang begitu kuat di Mendadak Dangdut, dan saya pribadi juga sangat merasa tersentuh dengan ceritanya tentang rekonsiliasi, tentang perjuangan, dan karena itu kita ingin Mendadak Dangdut ini menjadi film pertama comebacknya Sinemart,” ungkap David Setiawan Suwarto dalam Press Conference di Plaza Senayan XXI, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (10/4).
Trailer film ini menampilkan transformasi dramatis dari Anya Geraldine, yang berperan sebagai Naya, seorang penyanyi pop ibu kota yang terpaksa menyamar menjadi penyanyi dangdut di kampung pantura. Kehidupan Naya beralih drastis dari gemerlap panggung kota besar menuju panggung kecil di bawah tenda hajatan.
Film yang disutradarai Monty Tiwa ini menghadirkan lagu "Jablay" sebagai soundtrack Mendadak Dangdut, sama seperti film Mendadak Dangdut yang dirilis pada tahun 2006.
Video klip lagu tersebut juga dirilis bersamaan dengan trailer pada Rabu (9/4), menampilkan Anya Geraldine yang menyanyikan lagu populer itu sambil mengenakan gaun merah yang serasi dengan lipstiknya.
Jadwal Tayang
Film yang akan tayang pada akhir bulan April ini menyuguhkan cerita yang segar dan berbeda dari Mendadak Dangdut yang dirilis pada tahun 2006.
"Bahwa yang tahun 2025, semua ceritanya baru, sama sekali tidak ada kaitannya sama cerita yang lama," jelas Monty Tiwa.
Mendadak Dangdut kali ini akan menawarkan pengalaman yang lebih menarik dan lengkap. Film ini akan menggambarkan drama keluarga dari beberapa karakter, di antaranya keluarga Naya (Anya Geraldine), keluarga Wawan (Keanu Angelo), dan keluarga Tata (Wika Salim).
Monty juga menambahkan bahwa film ini hadir dengan lebih banyak elemen, karena menggabungkan komedi, drama, dan musik. Dalam aspek musik, Monty menyertakan beberapa lagu klasik, seperti Termiskin Sedunia, Terlanjur Basah, Terlena, dan Memandangmu.
Dwi Sasono Hadir Kembali
Dalam film Mendadak Dangdut 2025, Dwi Sasono kembali muncul dengan perannya sebagai Rizal. Namun, karakter yang ia perankan kini mengalami upgrade dibandingkan dengan sebelumnya.
Pada film yang dirilis tahun 2006, Rizal hanya sebagai pemain organ tunggal di desanya. Berbeda dengan film terbaru ini, Dwi menggambarkan Rizal sebagai seorang produser dangdut yang telah mencapai status legendaris, tetap dalam universe yang sama seperti pada film sebelumnya di tahun 2006.
Film Terakhir Joshua Pandelaki
Film Mendadak Dangdut 2025 merupakan karya terakhir dari Alm. Joshua Pandelaki. Dalam film tersebut, ia berperan sebagai Anwar, ayah dari Naya, yang menjadi saksi atas kematian asisten Naya, Zul, yang diperankan oleh Calvin Jeremy.
“Beliau adalah orang yang pertama kali yang menunjukkan profesionalitas. Di tengah suasana syuting yang mungkin melelahkan, ia tetap semangat meskipun sudah mengalami sakit setahun sebelum syuting dan harus dirawat di rumah sakit. Dia adalah satu-satunya di lokasi syuting yang tidak pernah kehilangan semangatnya, meskipun kondisinya sedang tidak baik,” jelas Monty Tiwa.
Joshua Pandelaki meninggal dunia pada usia 65 tahun, menghembuskan napas terakhirnya pada 7 Desember 2024. Selama lebih dari empat dekade, ia telah membintangi banyak film dan meninggalkan jejak yang mendalam dalam dunia perfilman.
Bukan Sekedar Film Dangdut Biasa
Film Mendadak Dangdut tidak sekadar menjadi tontonan, melainkan juga sebuah perayaan untuk menghargai dangdut sebagai bagian dari kebanggaan bangsa. Dengan musik sebagai elemen utama dalam narasi, film ini berupaya menghidupkan kembali semangat "dangdut pride" dan mengundang generasi muda untuk menikmati dangdut dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan.
Film yang menampilkan Anya Geraldine sebagai tokoh utama ini akan segera tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 30 April 2025! Dengan mengusung tema yang relevan dan menyentuh, diharapkan film ini dapat menarik perhatian penonton serta memberikan perspektif baru mengenai genre musik dangdut yang telah lama ada di tanah air.