Potret Raja Ampat Rusak Akibat Penambangan Nikel, Deretan Artis Ini Sampai Meluapkan Kekecewaannya
Unggahan tersebut menunjukkan potret terbaru kondisi salah satu pulau di Raja Ampat yang sudah dieksekusi untuk hilirisasi nikel.
Raja Ampat, surga bawah laut yang terkenal dengan keindahan terumbu karang dan keanekaragaman hayatinya, kini menghadapi ancaman serius. Aktivitas tambang nikel di wilayah tersebut memicu kontroversi dan kekhawatiran akan kerusakan lingkungan yang tak terpulihkan.
Walhi Papua melaporkan adanya tiga izin usaha pertambangan (IUP) nikel yang beroperasi di pulau-pulau kecil Raja Ampat.
Pulau-pulau tersebut yaitu Pulau Gag, Pulau Kawe, dan Pulau Manuran. Keberadaan tambang ini bertentangan dengan Undang-Undang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Undang-undang ini melarang aktivitas pertambangan di pulau-pulau kecil jika berdampak negatif pada lingkungan dan masyarakat sekitar.
Lalu, bagaimana kondisi Raja Ampat sekarang? Mari kita telusuri lebih dalam mengenai ancaman tambang nikel ini dan dampaknya bagi kelestarian alam Raja Ampat.
Viral di Media Sosial
Sebuah unggahan di Instagram Story Rakyat pun viral di media sosial. Unggahan tersebut menunjukkan potret terbaru kondisi salah satu pulau di Raja Ampat yang sudah dieksekusi untuk hilirisasi nikel.
"The Last Paradise : Satu persatu keindahan alam Indonesia di rusak dan dihancurkan hanya demi kepentingan sesaat dan golongan oligarki serakah," dikutip dari akun @storyrakyat, Kamis (5/6).
Mereka pun meminta Pemerintah bertanggungjawab atas kehancuran alam yang semakin hari semakin marak terjadi. Saat ini Raja Ampat, tempat yang di juluki Surga Terakhir di dunia berada dalam kehancuran yang dilakukan pertambangan Nikel.
"Hilirisasi Nikel yang digadang sebagai jalan menuju energi bersih telah meninggalkan jejak kehancuran diberbagai tempat dari Sulawesi hingga Maluku, dan kini mengancam Raja Ampat, Papua Barat," tulis akun tersebut.
Surga Terakhir Dunia
Sebagaimana diketahui, Raja Ampat, terletak di Papua Barat, Indonesia, sering disebut sebagai “Surga Terakhir di Dunia”. Wilayah ini terkenal dengan keindahan alamnya, terutama kekayaan lautnya dengan 1.500 gugusan pulau dan merupakan jantung dari segitiga terumbu karang.
"Jangan diam!!! Raja Ampat bukan tanah kosong. Selamatkan alam papua, selamatkan alam Indonesia," katanya.
Banjir Dukungan Para Selebriti
Unggahan itu pun viral di media sosial. Sejumlah artis Tanah Air ikut memberikan dukungan dan menyuarakan kekecewaannya di kolom komentar.
"Please, what can we actually do? (Tolong, apa yang sebenarnya dapat kami lakukan?)," kata musisi Teddy Adhitya.
"Patah hati lagi aje nih rakyat 💔," ungkap Komika David Nurbianto.
"Indonesiaaaa 😭😭 Tolong hargai taman nasional dan mengerti arti pelestarian alam. Abis semua, abis! Departemen perizinan sungguh tidak memahami pekerjaannya sebagai pelindung masyarakat dan kekayaan alam kita," ungkap Nana Mirdad kesal.