Najwa Shihab Tak Hadiri Pemakaman Suami Ibrahim Sjarief Assegaf, Ini Alasannya
Najwa Shihab tidak hadir di pemakaman suami karena tradisi keluarga. Ia ikut salat jenazah dan kembali ke rumah bersama pelayat perempuan.
Kabar duka menyelimuti presenter kondang Najwa Shihab. Suaminya, Ibrahim Sjarief Assegaf, meninggal dunia dan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan pada 21 Mei 2025. Ada hal yang menarik perhatian publik, Najwa Shihab tidak terlihat hadir dalam prosesi pemakaman tersebut.
Ketidakhadiran Najwa Shihab di pemakaman suami menimbulkan pertanyaan. Informasi yang beredar di lokasi pemakaman menjelaskan bahwa keluarga memutuskan hanya laki-laki yang diperkenankan hadir dalam prosesi pemakaman. Keputusan ini diumumkan melalui papan pengumuman yang dipasang di area pemakaman.
Meskipun tidak dapat hadir secara langsung di pemakaman, Najwa Shihab tetap memberikan penghormatan terakhir kepada sang suami. Ia mengikuti salat jenazah yang dilaksanakan di Masjid Albarkah, Cilandak, sebelum jenazah diberangkatkan ke TPU Jeruk Purut.
Alasan Najwa Shihab Tidak Hadir di Pemakaman Suami
Keputusan Najwa Shihab untuk tidak hadir dalam prosesi pemakaman suami bukan tanpa alasan. Keluarga besar Ibrahim Sjarief Assegaf memiliki tradisi dan keyakinan tertentu terkait prosesi pemakaman. Salah satu tradisi yang dipegang adalah hanya kaum laki-laki yang diperbolehkan mengikuti prosesi pemakaman hingga selesai.
Tradisi ini diyakini dapat menjaga kekhusyukan dan kelancaran prosesi pemakaman. Keluarga berharap dengan tidak adanya kehadiran perempuan, suasana pemakaman akan lebih tenang dan fokus pada doa untuk almarhum.
Setelah mengikuti salat jenazah di Masjid Albarkah, Najwa Shihab kembali ke kediamannya bersama para pelayat perempuan lainnya. Ia memilih untuk mendoakan sang suami dari rumah dan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Penghormatan Terakhir Najwa Shihab untuk Ibrahim Sjarief Assegaf
Kepergian Ibrahim Sjarief Assegaf tentu meninggalkan duka mendalam bagi Najwa Shihab dan keluarga. Meskipun tidak dapat hadir di pemakaman, Najwa Shihab tetap memberikan penghormatan terakhir dengan cara yang berbeda.
Kehadirannya dalam salat jenazah dan doa yang dipanjatkan dari rumah menjadi bukti cinta dan kasih sayangnya kepada sang suami. Najwa Shihab juga tampak tegar dan berusaha memberikan dukungan kepada keluarga yang berduka.
Keputusan keluarga untuk mengikuti tradisi dalam prosesi pemakaman Ibrahim Sjarief Assegaf patut dihormati. Hal ini menunjukkan bahwa setiap keluarga memiliki cara tersendiri dalam menghadapi momen duka dan memberikan penghormatan terakhir kepada orang yang dicintai.