Inara Rusli Ganti Nama Jadi Inarasati, Curhat Pengalaman Cancel Culture
Inara Rusli kini lebih dikenal dengan nama Inarasati, setelah mengubah identitas panggungnya di tengah isu 'cancel culture'.
Inara Rusli, yang kini mengganti nama panggungnya menjadi Inarasati, juga telah melakukan perubahan pada tanda tangan di KTP-nya. Proses perubahan ini diklaim telah selesai.
Keputusan untuk mengganti nama dan tanda tangan diambil setelah ia menerima saran dari seorang sahabat yang dianggap lebih bijaksana. Dalam sebuah podcast yang dipandu oleh Nanda Persada, yang ditayangkan pada Minggu, 5 April 2026, Inara mengumumkan perubahan tersebut.
"Kebetulan aku juga mengubah tanda tangan aku di KTP. Tidak apa-apa, ada seorang teman yang bijak yang memberikan saran. Sebagaimana ucapan itu adalah doa, begitu pun dengan tanda tangan," ungkap Inara Rusli sambil menceritakan bagaimana hidupnya mengalami perubahan drastis setelah menjadi korban cancel culture.
Perubahan hidup yang dialami Inara Rusli ini terkait dengan kasus dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang melibatkan Insanul Fahmi. Kasus ini dilaporkan oleh istri sah Insanul Fahmi, Wardatina Mawa, ke Polda Metro Jaya dengan barang bukti berupa rekaman CCTV. Menghadapi masalah rumit seperti ini bukanlah hal baru bagi Inara, mengingat sebelumnya ia juga harus menghadapi drama perceraian dengan Virgoun.
Namun, ia mengakui bahwa pengalaman cancel culture kali ini terasa lebih berat. Dengan tegas, Inara menyatakan bahwa perasaannya seperti orang yang patah hati.
"Yang bikin patah hati salah satunya adalah bukan karena keabsenan mereka di sisi aku. Tapi, anak-anak ini, terutama Ali sama Along, anak nomor dua dan tiga, mereka ini ABK. Kami enggak sebut mereka anak berkebutuhan khusus. Kami bilang mereka anak berkemampuan khusus," jelasnya.
Banyak pekerja yang mengalami pemutusan kontrak
Cancel culture telah memberikan dampak yang signifikan terhadap karier Inara Rusli. Ia kehilangan banyak kesempatan kerja, mulai dari endorsement produk, sesi pemotretan dengan brand terkenal, hingga syuting film.
Bahkan, meskipun syuting film telah dilakukan, adegan yang melibatkan dirinya akhirnya tidak ditayangkan. "Banyak (pekerjaan) diputus kontrak. Ada film, ada pemotretan buat produk. Sudah syuting film, syuting jauh pula di Madinah ambil scene pas aku lagi umrah. Di situ, disorot brand aku juga. Ada golden ticket untuk brand aku tapi gone," cetus Inara Rusli.
Dalam situasi ini, Inara merasa sangat dirugikan karena semua usaha dan kerja kerasnya seakan sia-sia. Ia berharap agar masyarakat lebih bijak dalam menyikapi isu-isu yang berkembang dan tidak serta merta menjatuhkan seseorang tanpa mempertimbangkan segala aspek.
Pengalaman pahit ini menjadi pelajaran berharga bagi dirinya dan mungkin bagi banyak orang lainnya yang mengalami hal serupa akibat cancel culture. Dengan harapan, ke depannya akan ada perubahan sikap yang lebih positif dan mendukung bagi para profesional di industri kreatif.
Inara Rusli mengalami pemangkasan adegan
"Filmnya tetap tayang tapi adegan aku di-jumpcut. Sudah dikabari sama mereka bahwa aku di-terminate. Jadi, aku memaklumi karena biar bagaimana pun mereka pasti melindungi brand mereka, karya mereka, citra mereka," ia menyambung. Atas insiden ini, Inara Rusli hanya bisa pasrah. Tak ada lagi yang bisa dilakukan ibu tiga anak ini selain berserah kepada Sang Khalik. Pergantian nama panggung dengan makna positif diharapkan membawa semangat baru bagi Inara Rusli.
Inara Rusli mengungkapkan bahwa meskipun filmnya tetap ditayangkan, adegannya telah mengalami pemotongan. Ia telah mendapatkan informasi bahwa dirinya di-terminate, dan ia memahami keputusan tersebut, karena pihak produksi pasti ingin melindungi brand dan citra yang telah mereka bangun. Dalam situasi sulit ini, Inara merasa tidak ada pilihan lain selain menyerahkan segalanya kepada Tuhan. Ia berharap dengan mengganti nama panggungnya menjadi sesuatu yang lebih positif, akan ada semangat baru yang muncul dalam hidupnya.
Ina Idola Rusli
Inarasati merupakan nama panggung yang digunakan oleh seorang penyanyi, sementara nama aslinya adalah Ina Idola Rusli. Pemilihan nama "Sati" bukanlah tanpa makna; dalam bahasa Sanskerta, kata tersebut memiliki arti mindfulness, cukup, penuh, serta kesetiaan. Hal ini menunjukkan bahwa Inarasati ingin menciptakan makna yang mendalam di balik namanya.
Menurutnya, "Orang yang setia, orang yang jujur sama diri sendiri, dan orang yang berterus terang. Jadi ini sekaligus pengingat buat diri aku sih," ungkap Inara Rusi. Ia merasa bahwa dengan nama baru ini, suasana hati dan semangatnya menjadi lebih baik. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya arti sebuah nama bagi seseorang, terutama dalam perjalanan karir dan kehidupan pribadi.