Bikin Tersentuh, Inara Rusli Sampaikan Permintaan Maaf untuk Anaknya

Menghadapi masalah hukum, Inara Rusli mengungkapkan bahwa anak-anaknya adalah sumber kebahagiaan.

M Altaf Jauhar
Oleh M Altaf Jauhar - Reporter
Bikin Tersentuh, Inara Rusli Sampaikan Permintaan Maaf untuk Anaknya
Inara Rusli. (Foto: Dok. Instagram @mommy_starla) (© 2026 Liputan6.com)

Inara Rusli menegaskan bahwa anak-anak adalah prioritas utama dan tujuan hidupnya saat ini.

Di tengah berbagai tantangan, termasuk masalah hukum yang dihadapinya dengan Wardatina Mawa, istri Insanul Fahmi, ia mengungkapkan pesan yang sangat menyentuh untuk ketiga anaknya.

Inara menceritakan bagaimana kehadiran anak-anaknya selalu menjadi sumber kebahagiaan dan pelipur lara. Meskipun merasa memiliki banyak kekurangan sebagai orang tua, cinta tulus yang diberikan anak-anaknya menjadi penguat semangatnya.

"Terima kasih, Nak sudah menjadi anak-anak yang saleh, anak-anak yang salihah. Mami minta maaf mungkin selama ini Mami banyak sekali membuat kalian sedih, kecewa," ucapnya saat ditemui di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (16/3).

Inara menyadari bahwa perannya sebagai ibu dan pendidik adalah amanat yang sangat besar dari Allah. Ia berharap dapat menjalankan tanggung jawab tersebut dengan baik meskipun saat ini ia menghadapi keadaan yang tidak mendukung.

"Minta maaf juga ke anak-anak, bahwa aku bukan seorang ibu yang sempurna, tapi aku seorang ibu yang masih belajar untuk menjadi lebih baik lagi," lanjutnya.

Inara juga mengungkapkan rasa syukur karena anak-anak selalu memberikan dukungan emosional tanpa syarat. Pelukan dari anak-anaknya ia akui sebagai obat mujarab ketika ia merasa terpuruk.

"Tapi terima kasih kalian anak-anak manis, selalu memeluk Mami apa pun yang terjadi. Semarah apa pun Mami sama kalian, kalian selalu dengan pengertian, murni, tatapan yang tulus, kalian selalu memeluk Mami, mendoakan Mami," tuturnya dengan penuh haru.

Inara Rusli memanfaatkan momen menjelang Idulfitri untuk menyampaikan permohonan maaf dengan tulus. Ia menyadari sebagai seorang anak, sering kali melakukan kesalahan baik dalam ucapan maupun tindakan.

"Pastinya mau minta maaf ke orang tua, ke mama yang masih hidup. Maaf untuk semua kata yang melukai, untuk semua sikap yang mengecewakan. Maaf ke keluarga besar aku juga, aku banyak mengecewakan," papar Inara Rusli.

Dalam kesempatan tersebut, ia ingin memperbaiki hubungan dengan orang-orang terdekatnya dan berharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

Kesadaran Inara akan kesalahan yang telah dilakukannya menunjukkan kedewasaan dan rasa tanggung jawabnya. Dengan tulus meminta maaf, ia berharap dapat memperbaiki hubungan dengan keluarga dan orang-orang yang dicintainya.

Momen Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk refleksi diri dan memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan. Inara ingin memastikan bahwa ia tidak hanya meminta maaf, tetapi juga berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari.

Inara Rusli merasa terjebak dalam perasaan bersalah, tetapi ia berusaha untuk menyerahkan segalanya kepada Tuhan. Ia menyadari bahwa sebagai manusia, tidak ada yang sempurna dan semua orang pasti memiliki kesalahan.

"Jadi aku serahkan balik lagi semua ke Allah. Karena balik lagi, aku sebagai anak juga enggak lepas sebagai manusia yang banyak celahnya, banyak salahnya," ungkap Inara Rusli.

Dalam pandangannya, kesadaran akan ketidaksempurnaan ini membuatnya lebih dekat dengan Tuhan, dan ia berusaha untuk menerima segala sesuatu yang terjadi dalam hidupnya dengan lapang dada.

Rekomendasi