Anwar BAB Akan Akhiri Masa Lajang, Bawa Mahar Emas 200 Gram Lebih
Anwar Sanjaya, yang juga dikenal sebagai Anwar BAB, berencana untuk mengakhiri status lajangnya.
Komedian Anwar Sanjaya, yang dikenal dengan nama Anwar BAB, telah mengungkapkan keinginannya untuk segera mengakhiri masa lajang.
Ia telah mempersiapkan mahar berupa perhiasan emas yang diperkirakan mencapai ratusan gram untuk calon istrinya di masa depan.
Keinginan Anwar BAB untuk menikah semakin menguat karena hampir semua teman sebayanya sudah berkeluarga. Ia berharap agar niat baiknya ini dapat segera terwujud.
"Doain saja, insyaallah. Kalau ditanya siapa yang enggak ingin nikah, pastilah. Karena semua teman-teman aku sudah nikah. Bahkan, tadi saja aku masih chatan sama Kak Igun, aku bilang, 'Kak, kapan nikah?'," ungkap Anwar BAB saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Selasa (26/8).
Dalam percakapan tersebut, Anwar juga menambahkan, "Kak Igun lagi hijrah banget kan, apalagi yang sekarang agamanya lagi kuat banget.
Aku tuh kayak curhat ke dia, 'Kakak kan sekarang lagi dikasih nikmat ibadah sama Allah, jadi lebih baik lagi dalam segala hal, Kakak kapan nikahnya?' Eh dia, 'Apaan nanya-nanya?' Karena aku mikir kayak, 'Oh gue cari teman nih, ada dia yang belum nikah,' gitu," jelas Anwar BAB.
Membeli emas sebagai persiapan untuk pernikahan
Anwar BAB telah melakukan persiapan matang untuk hari istimewanya, terutama terkait mahar. Daripada menabung uang, ia memilih untuk berinvestasi dalam perhiasan emas yang dianggapnya sebagai hadiah terbaik untuk calon istrinya.
"Kalau persiapan nikah sih enggak ada persiapan apa-apa. Cuma yang tadi aku bilang, aku sudah mempersiapkan yang aku bilang beli emas. Jadi kalau misalnya aku ada duit, aku beli emas," ungkap Anwar BAB.
Dengan langkah ini, Anwar menunjukkan komitmennya untuk memberikan yang terbaik dalam pernikahan yang akan datang.
Pemilihan perhiasan emas sebagai mahar mencerminkan nilai dan keindahan yang ingin disampaikan Anwar kepada pasangannya. Investasi dalam bentuk emas juga dapat dianggap sebagai langkah cerdas, mengingat nilai emas yang cenderung stabil dari waktu ke waktu. Anwar telah memikirkan dengan serius tentang apa yang ingin ia berikan, dan ini menunjukkan bahwa ia sangat menghargai hubungan yang akan dibangun.
"Kalau persiapan nikah sih enggak ada persiapan apa-apa. Cuma yang tadi aku bilang, aku sudah mempersiapkan yang aku bilang beli emas. Jadi kalau misalnya aku ada duit, aku beli emas," ungkap Anwar BAB. Dengan cara ini, ia berharap dapat memberikan kebahagiaan dan simbol cinta yang abadi kepada calon istrinya.
Daripada menghabiskan waktu dengan sia-sia
Lucunya, perhiasan yang telah dikumpulkan Anwar kini justru dipakai oleh ibunya. Sang ibu merasa sayang jika emas-emas tersebut hanya disimpan di dalam lemari. Meskipun begitu, Anwar sudah memberikan pesan agar perhiasan itu dikembalikan saat hari pernikahannya tiba.
"Daripada mubazir, katanya gitu, lo kena hisab. Mama aku ngomong gitu. 'Mendingan gua pakai,' dipretelin ke kamar. 'Ini gelangnya gua pakai.' Lah, dia sudah dipakai tapi baru chat aku. 'Enggak apa-apa,' aku bilang. 'Tapi ntar kalau aku nikah, buat seserahan, balikin ya.' 'Ya lu beli lagilah,' katanya gitu," tutur Anwar sambil tertawa.
Perhiasan yang seharusnya menjadi kenang-kenangan bagi Anwar justru kini menjadi aksesori harian ibunya. Hal ini menunjukkan betapa sentimental dan praktisnya sang ibu dalam memanfaatkan barang berharga tersebut. Meski Anwar berharap agar perhiasan itu dikembalikan saat pernikahannya, ia tetap bisa menerima situasi tersebut dengan lapang dada.
"Daripada mubazir, katanya gitu, lo kena hisab. Mama aku ngomong gitu. 'Mendingan gua pakai,' dipretelin ke kamar. 'Ini gelangnya gua pakai.' Lah, dia sudah dipakai tapi baru chat aku. 'Enggak apa-apa,' aku bilang. 'Tapi ntar kalau aku nikah, buat seserahan, balikin ya.' 'Ya lu beli lagilah,' katanya gitu," ungkap Anwar dengan tawa yang menghangatkan suasana.
Berat perhiasan emas berkisar antara 200 hingga 250 gram
Anwar BAB memperkirakan bahwa jumlah total emas yang berhasil ia kumpulkan telah mencapai angka yang sangat mengesankan. Ia mengungkapkan bahwa ia sering menyisihkan sebagian dari penghasilannya untuk membeli emas di toko langganan secara berkala.
"Ada kayak 200 gram ya, apa 250, ada kali ya, segituan. Karena nyicil-nyicil ya. Beli 50, beli 30. Terus kemarin terakhir beli ini, eh, yang kayak orang Makassar tuh, tahu enggak sih cincin yang bentuknya kayak mawar gede banget," ungkap Anwar BAB.
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-square-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5134412/original/038085800_1739607608-WhatsApp_Image_2025-02-15_at_14.44.11.jpeg)