Zulkifli Hasan soal Beras Oplosan: Kalau Ada yang Rugikan Rakyat, Tindak Tegas!
Pengoplosan beras dalam lima tahun terakhir sudah merugikan negara hingga triliunan rupiah.
Menteri Koordinator (Menko) Pangan, Zulkifli Hasan menegaskan, pelaku pengoplosan beras subsidi harus ditindak tegas. Pengoplosan beras dalam lima tahun terakhir sudah merugikan negara hingga triliunan rupiah.
"Ya, kalau ada yang rugikan rakyat, tindak tegas!" kata Zulkifli saat ditemui di Koperasi Desa Merah Putih di Sinduadi, Sleman, DIY, Sabtu (19/7).
Zulkifli menjabarkan beras oplosan ini membuat keuntungan tersendiri bagi produsennya. Namun dampak dari beras oplosan ini justru membuat rugi rakyat karena harus membeli beras dengan harga tinggi namun ternyata beras oplosan.
"Harga berasnya Rp14.500. Disubsidi jadi Rp12.500. Ada selisih Rp2.000 kan? Dicampur lalu dijual Rp13.500. Masih untung tapi rakyat dirugikan," urai Zulkifli.
Kopdes Merah Putih Solusi Masalah Beras Oplosan
Zulkifli mengatakan, adanya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah munculnya beras oplosan. Kehadiran KDMP ini nantinya akan menjadi infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan bantuan subsidi beras ke masyarakat.
"Kalau pemerintah ada bantuan pangan, ada operasi pasar masuknya ke Koperasi Desa Merah Putih. Insya Allah aman," tutur Zulkifli.
"(Koperasi Desa Merah Putih) Ditiap desa ada. Tiap kalurahan ada. Selama ini kita gak punya. Bantuan (langsung) taruh ke pasar," imbuh Zulkifli.
Zulkifli menyebut adanya KDMP ini ke depannya akan menjadi salah satu infrastruktur pemerintah untuk menggelar program pasar murah hingga pembagian sembako.
"Koperasi Desa Merah Putih itu menjadi salah satu infrastrukturnya pemerintah untuk pasar murah, bagi sembako, operasi pasar. Untuk pembagian-pembagian program-program sosial lainnya. Makanya kita akan cepat kerjakan," tutup Zulkifli.