Wali Kota Medan Tegaskan Optimalisasi Pengawasan Pasar Murah Sambut Ramadan dan Idul Fitri
Wali Kota Medan instruksikan jajaran optimalkan pengawasan Pasar Murah Medan jelang Ramadan dan Idul Fitri, pastikan distribusi merata dan tepat sasaran.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, telah mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajarannya untuk mengoptimalkan pengawasan pelaksanaan operasi pasar murah. Instruksi ini diberikan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan datang. Tujuannya adalah untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan program pasar murah bagi masyarakat.
Pengawasan ketat ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan kuota bahan kebutuhan pokok yang merata selama periode yang telah ditentukan. Rico Tri Putra Waas menekankan pentingnya pendistribusian yang terukur dan tepat sasaran agar tidak merugikan pihak manapun. Hal ini disampaikan Rico di Medan pada Jumat lalu.
Pemerintah Kota Medan sendiri telah menyiapkan 430 ton beras sebagai bagian dari operasi pasar murah ini. Program pasar murah akan berlangsung di 151 titik lokasi yang tersebar di 21 kecamatan, mulai tanggal 12 Februari hingga 12 Maret 2026.
Penekanan pada Distribusi Merata dan Anti-Kecurangan
Wali Kota Rico Tri Putra Waas secara spesifik meminta agar pengawasan pelaksanaan pasar murah dibuat sebaik mungkin. Ia tidak ingin terjadi keluhan dari masyarakat akibat praktik kecurangan atau habisnya barang dalam waktu singkat. "Jangan sampai dua hari, tiba-tiba barangnya sudah habis, apalagi ada permainan, buat masyarakat mengeluh," tegas Rico.
Oleh karena itu, seluruh jajaran, khususnya dari tingkat kecamatan dan kelurahan, diminta untuk melakukan pengawasan secara optimal. Rico menegaskan bahwa dirinya akan memonitoring secara rutin jalannya program ini. Laporan mingguan juga wajib disampaikan kepadanya sebagai bentuk akuntabilitas.
Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk melaporkan jika menemukan permasalahan di lapangan. Rico memastikan bahwa pasar murah ini akan dilaksanakan secara optimal demi kepentingan warga Medan. Ini menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam melayani kebutuhan pokok warganya.
Rincian Bahan Pokok dan Subsidi Pasar Murah Medan
Pemerintah Kota Medan telah mengalokasikan subsidi signifikan untuk delapan jenis bahan kebutuhan pokok dalam kegiatan pasar murah ini. Subsidi ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Total subsidi yang digelontorkan mencapai Rp4.170.000.000 miliar.
Delapan bahan pokok yang disubsidi meliputi beras medium seharga Rp11.500 per kg, gula pasir Rp15.200 per kg, dan tepung Rp8.600 per kg. Selain itu, telur dijual Rp1.350 per butir, kacang tanah Rp28.000 per kg, serta minyak makan Rp17.700.
Dua item lainnya adalah mentega seharga Rp6.400 dan sirup yang dibanderol antara Rp18.600 hingga Rp19.000. Harga-harga ini jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar normal. Ketersediaan bahan pokok ini diharapkan dapat membantu stabilitas harga menjelang hari raya.
Pelaksanaan pasar murah yang tersebar di 151 titik di 21 kecamatan ini menunjukkan upaya pemerintah untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk kesulitan mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Program ini adalah bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat.
Sumber: AntaraNews