TPKAD Garut Perkuat Sinergi Perluas Akses Keuangan UMKM, Dorong Ekonomi Inklusif
Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Garut gencar perluas akses keuangan UMKM, pertanian, dan pariwisata. Simak strategi kolaboratifnya untuk ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan. Langkah ini bertujuan memperluas akses keuangan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor pertanian, serta pariwisata. Upaya ini diharapkan dapat menumbuhkan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan di Garut.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menyatakan bahwa program TPKAD sepanjang 2025 merupakan upaya nyata. Program tersebut memperluas akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal oleh masyarakat secara lebih inklusif. Hal ini disampaikan dalam Rapat Pleno TPKAD Kabupaten Garut yang berlangsung di Garut, Rabu.
Rapat pleno tersebut dihadiri oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Wakil Bupati Luthfianisa Putri Karlina, dan Sekretaris Daerah Nurdin Yana. Anggota TPKAD serta para pemangku kepentingan terkait juga turut hadir. Pertemuan ini membahas program penguatan perluasan akses keuangan UMKM Garut dan sektor lainnya.
Program Unggulan TPKAD Garut Sepanjang 2025
Sepanjang tahun 2025, TPKAD Kabupaten Garut telah berhasil melaksanakan delapan program kerja utama. Program-program ini secara spesifik berfokus pada peningkatan akses keuangan masyarakat secara luas. Selain itu, ada juga upaya pemberdayaan UMKM Garut yang berkelanjutan.
Fokus lain dari program kerja tersebut adalah peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Sasaran utama dari inisiatif ini adalah kelompok perempuan dan disabilitas. Hal ini menunjukkan komitmen TPKAD dalam menciptakan kesetaraan akses keuangan.
OJK juga terus mendorong penguatan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) dan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI). Pendekatan berbasis klaster dan ekosistem diterapkan untuk memastikan pembiayaan yang disalurkan lebih produktif. Tujuannya adalah mencapai keberlanjutan ekonomi daerah.
Pengembangan Ekonomi Daerah dan Ekosistem Keuangan Inklusif
Melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED), TPKAD Garut berfokus pada sektor-sektor unggulan daerah. Sektor peternakan dan pertanian menjadi prioritas utama dalam pengembangan ini. Tujuannya adalah memaksimalkan potensi ekonomi lokal.
Sementara itu, Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) mengintegrasikan seluruh rantai nilai produksi. EKI mencakup distribusi hingga pemasaran produk dengan layanan keuangan formal. Pendekatan ini memastikan dukungan menyeluruh bagi pelaku usaha.
Pada tahun 2026, program EKI direncanakan akan dikembangkan di Desa Wisata Tepas Papandayan. Langkah ini bertujuan mendukung potensi pariwisata dan ekonomi kreatif lokal. Perluasan akses pembiayaan dan literasi keuangan menjadi kunci suksesnya.
Sebelumnya, implementasi EKI di Desa Wisata Sindangkasih pada tahun 2024 telah menunjukkan dampak positif. Program tersebut berhasil meningkatkan kapasitas pelaku usaha serta penggunaan layanan keuangan formal. Ini membuktikan efektivitas pendekatan EKI dalam memperluas akses keuangan UMKM.
Inisiatif Lain untuk Peningkatan Sektor Produktif
TPKAD Kabupaten Garut juga terus melanjutkan penguatan klaster peternak domba di wilayahnya. Ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas sektor peternakan lokal. Dukungan ini penting untuk daya saing ekonomi daerah.
Selain itu, TPKAD mendukung penuh Program Upland untuk komoditas kentang. Program ini merupakan upaya nyata dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian unggulan daerah. Fokus pada komoditas spesifik diharapkan memberikan hasil optimal.
Inisiatif lain yang diperkenalkan adalah program Berbagi Hewan Kurban (Berehan). Program ini bertujuan memberdayakan peternak lokal melalui skema penyediaan hewan kurban. Sasaran penyedia kurban adalah aparatur sipil negara, menciptakan kepastian pasar bagi peternak.
Sinergi Kuat untuk Ekonomi Inklusif
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan pentingnya sinergitas seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi ini krusial dalam memperluas akses keuangan masyarakat. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.
Melalui rapat pleno, seluruh anggota TPKAD Kabupaten Garut berkomitmen kuat. Mereka akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Ini demi memperluas akses keuangan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan.
Bupati Abdusy Syakur Amin juga menyatakan bahwa TPKAD memiliki peran strategis. Forum koordinasi ini penting dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan. Selain itu, TPKAD mendorong pembiayaan sektor produktif seperti UMKM, petani, dan peternak. Komitmen ini vital untuk kemajuan akses keuangan UMKM Garut.
Sumber: AntaraNews