Terungkap! Teknologi FOL Jadi Senjata Pertamina Jambi Perkuat Pengamanan Pipa Cegah Pencurian Minyak
Pertamina EP Field Jambi tingkatkan pengamanan jalur pipa minyak dengan teknologi canggih dan patroli rutin, menyusul kasus pencurian minyak yang merugikan negara.
Pertamina Jambi, melalui Pertamina EP Field Jambi yang merupakan bagian dari Pertamina Hulu Rokan Zona 1, secara serius memperkuat pengamanan jalur pipa minyak. Langkah ini diambil guna mencegah aksi pencurian minyak yang merugikan negara dan mengancam pasokan energi nasional. Komitmen ini ditegaskan setelah terungkapnya kasus illegal tapping di Kabupaten Muaro Jambi.
Kasus pencurian minyak di jalur pipa distribusi tersebut terjadi pada Rabu (24/9) di Muaro Jambi. Insiden ini mendorong tim security obvitnas PEP Field Jambi untuk meningkatkan pengawasan. Mereka kini secara rutin melakukan pengecekan di area produksi dan jalur pipa minyak.
General Manager Zona 1, Hari Widodo, menyatakan bahwa upaya ini bertujuan mengidentifikasi dan menindak pihak tidak bertanggung jawab. Selain patroli lapangan, pengamanan juga diperkuat dengan pemanfaatan teknologi Finding Oil Losses (FOL). Teknologi canggih ini mampu mendeteksi kebocoran minyak secara dini.
Strategi Komprehensif Pengamanan Pipa Minyak
Pertamina EP Field Jambi menerapkan strategi berlapis dalam menjaga integritas jalur pipa minyaknya. Patroli rutin oleh tim security obvitnas menjadi garda terdepan dalam memantau potensi ancaman di lapangan. Pengecekan intensif dilakukan di seluruh area produksi dan sepanjang jalur pipa.
Selain pengawasan fisik, peran teknologi modern sangat vital dalam upaya pengamanan ini. Teknologi Finding Oil Losses (FOL) menjadi instrumen utama yang digunakan. Sistem ini memungkinkan deteksi dini terhadap kebocoran atau gangguan pada pipa minyak.
Kemampuan FOL tidak hanya terbatas pada deteksi kebocoran. Teknologi ini juga sanggup mengidentifikasi titik lokasi kebocoran dengan presisi tinggi. Hal ini sangat membantu tim di lapangan untuk mengambil tindakan responsif dan tepat waktu.
Hari Widodo menekankan bahwa komitmen PEP Field Jambi adalah menjaga pasokan energi nasional. Setiap persoalan, termasuk praktik illegal tapping, ditangani secara cepat dan terukur. Tujuannya demi menjaga keamanan aset negara serta keberlangsungan pasokan energi bagi masyarakat.
Dampak Serius dan Penindakan Hukum Pencurian Minyak
Praktik illegal tapping atau pencurian minyak masih menjadi tantangan besar bagi Pertamina EP Field Jambi. Aktivitas ilegal ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak serius bagi keselamatan bersama. Kerugian negara akibat pencurian minyak sangat signifikan.
Baru-baru ini, tim Security Obvitnas Pertamina bersama aparat penegak hukum berhasil menggagalkan aksi pencurian minyak. Kejadian tersebut berlangsung di kilometer 12, Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Para pelaku telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian. Barang bukti tersebut antara lain selang berdiameter satu inci sepanjang 50 meter dan perangkat kran pada titik sambungan. Sebuah kendaraan serta barang pribadi milik pelaku juga turut disita.
Selanjutnya, para tersangka dan barang bukti telah diserahkan kepada Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mestong. Pertamina terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dalam penanganan kasus tersebut. Langkah ini sekaligus memperkuat pengamanan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Komitmen Keamanan, Lingkungan, dan Energi Berkelanjutan
Aksi illegal tapping tidak hanya merugikan negara secara finansial. Praktik ini juga dapat mencemari lahan warga dan merusak lingkungan sekitar. Lebih jauh, aktivitas ilegal ini berpotensi memicu insiden berbahaya seperti kebakaran yang mengancam keselamatan jiwa.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas ilegal ini demi menjaga keamanan, kelestarian lingkungan, serta keberlangsungan energi bagi generasi mendatang," kata Hari Widodo. Imbauan ini menunjukkan kepedulian Pertamina terhadap dampak luas dari pencurian minyak.
PEP Field Jambi senantiasa mengedepankan aspek keamanan sebagai bagian penting dalam setiap operasional perusahaan. Upaya nyata dilakukan melalui sinergi dengan aparat penegak hukum. Pemanfaatan teknologi inovatif serta pengawasan rutin di lapangan juga terus digencarkan.
Langkah-langkah ini bertujuan mencegah potensi gangguan terhadap proses produksi minyak. Hari Widodo menegaskan bahwa PEP Field Jambi berkomitmen menjalankan proses produksi yang aman, andal, dan berkelanjutan di wilayah kerjanya. Hal ini demi menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat.
Sumber: AntaraNews