Sorot
{{caption}}
Tinggalkan Paris, Gestur Tak Terduga Prabowo ke Pengawal Prancis Jadi Sorotan

{{caption}}
Prediksi PSG vs Arsenal: Raja Prancis Ditantang Penguasa Inggris

{{caption}}
Prabowo Kembali ke Jakarta Usai Kunjungan Kenegaraan di Prancis

{{caption}}
DPR Panggil Mendikdasmen, Pertanyakan Wajib Belajar Bahasa Prancis dan Portugis

{{caption}}
Pria Diduga Bunuh Diri di Cawang Simpan Jaket Dinas LH, Ini Kata Pemprov DKI

{{caption}}
Prabowo Terbitkan Perpres Kereta Cepat, Danantara Masuk Komite

Topik Terkait
{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, Kini Ditutup di Level Rp17.880 per USD

Senin depan yang bertepatan dengan libur nasional, rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif namun berpotensi ditutup melemah.

{{caption}}
Rupiah Melemah: Tembus Rp16.903 per Dolar AS di Tengah Tekanan Global

Nilai tukar Rupiah kembali melemah, mencapai Rp16.903 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat, 20 Februari 2026, mencerminkan tekanan dari sentimen global.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Melemah ke Level Rp16.500 per USD di Perdagangan Hari Ini

Melansir laman Bloomberg, nilai Tukar Rupiah melemah 46,5 poin atau 0,28 persen dari level sebelumnya pada pada pembukaan perdagangan Jumat (21/6) pagi.

{{caption}}
Ternyata, Ini Buat Kurs Rupiah Anjlok Hingga Sentuh Level Rp16.420 per USD

Hal ini membuat nilai tukar mata uang dolar AS semakin menguat dibandingkan mata uang negara maju maupun berkembang, termasuk Indonesia.

{{caption}}
Rupiah Melemah ke Rp16.095 per Dolar AS di Pagi Hari

Ada dua pertimbangan yang membuat rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat.

{{caption}}
Terus Melemah, Rupiah Bisa Kembali ke Level Rp14.000 per USD?

Pada Jumat (8/9), nilai tukar rupiah berada di level Rp 15.327 per USD.

{{caption}}
Rupiah Makin Mendekati Rp 18.000, Begini Respon BI

Menurut BI, nilai tukar rupiah masih dipengaruhi oleh berlanjutnya ketidakpastian global akibat perkembangan konflik di Timur Tengah.

{{caption}}
Rupiah Kian Melemah, Level Rp18.000 per Dolar AS di Depan Mata

Tekanan eksternal akibat memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur disebut menjadi pemicu utama pelemahan mata uang Rupiah.

{{caption}}
Sinyal Damai AS-Iran: Pengamat Unej Ungkap Dampak Penurunan Harga Minyak Global

Pengamat ekonomi Unej menyoroti sinyal damai AS-Iran yang berpotensi menurunkan harga minyak global, membawa angin segar namun juga tantangan bagi stabilitas ekonomi Indonesia.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Bakal Tembus Rp18.000 per USD dalam Waktu Dekat, Ini Penyebabnya

Ibrahim memprediksi pasca libur Idul Adha rupiah berpotensi menyentuh Rp17.900 hingga penutupan perdagangan sore hari ini Kamis 28 Mei 2026.

{{caption}}
Pengamat Sebut Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Bisa Picu PHK Karyawan

Ibrahim mengungkapkan, jumlah pekerja yang terkena PHK sepanjang Januari hingga Mei 2026 telah mencapai 15.425 orang.

{{caption}}
Nilai Tukar Tembus Rupiah Tembus Rp17.800 per USD, Menkeu Purbaya: Kita Sudah Hitung

Kata Purbaya, pemerintah telah melakukan berbagai upaya agar gejolak rupiah tetap terkendali. Salah satunya melalui intervensi di pasar obligasi.

{{caption}}
ESDM: Harga BBM Subsidi Tak Naik Meski Nilai Tukar Rupiah Sentuh Rp17.877 per USD

Selain harga, Yuliot juga menyampaikan bahwasanya stok BBM pun aman, bahkan berada di atas cadangan minimal.

{{caption}}
Rupiah Melemah saat Iduladha, Diprediksi Bakal Sentuh Level Rp17.850 per USD

Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.790 hingga Rp17.850 per dolar AS.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah, Sentuh Level Rp17.796 per USD

Pelemahan rupiah terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global, terutama akibat perkembangan terbaru konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Bisa Tembus Rp18.000 per USD, Ini Sejumlah Penyebabnya

Pelemahan mata uang rupiah dipicu kombinasi sentimen global yang memburuk, lonjakan harga minyak dunia, hingga terbatasnya ruang intervensi.

{{caption}}
Kurs Rupiah Merosot ke Level Rp17.794 per USD, Pengamat Ungkap Biang Keroknya

Pelemahan ini dipicu kombinasi sentimen eksternal yang memburuk, mulai dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah hingga lonjakan harga minyak.

{{caption}}
Ekonom Sebut Rupiah Sulit Turun di Bawah Rp17.000 per USD Meski BI Sudah Naikkan Suku Bunga Acuan

Menurut Josua, secara teoritis rupiah sebenarnya memiliki peluang untuk berada di level yang lebih kuat, bahkan di bawah Rp17.000 per dolar AS.