Sukses Besar! Perputaran Uang Festival Tani Ternak Sidrap Sentuh Rp18,7 Miliar
Festival Tani Ternak Sidrap sukses besar mencatat perputaran uang fantastis Rp18,7 miliar dalam tiga hari pelaksanaan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang signifikan.
Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) sukses besar menggelar Festival Tani Ternak (FTT) 2026. Acara yang berlangsung selama tiga hari ini berhasil mencatatkan perputaran uang yang signifikan, mencapai belasan miliar rupiah. Festival ini menjadi ajang penting untuk mempromosikan potensi pertanian dan peternakan daerah serta mendorong transaksi langsung.
Festival Tani Ternak Sidrap, yang resmi berakhir pada Kamis (12/2) setelah dimulai pada Selasa (10/2), berkontribusi besar terhadap perputaran ekonomi lokal. Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan peluang usaha dan kerja sama di sektor pertanian dan peternakan.
Total perputaran uang yang tercatat selama tiga hari pelaksanaan festival mencapai sekitar Rp18,7 miliar. Angka fantastis ini menunjukkan dampak positif kegiatan terhadap transaksi langsung di lokasi festival. Keberhasilan ini diharapkan dapat terus memperkuat sektor pertanian dan peternakan di Sidrap, membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
Detail Transaksi dan Kontribusi Ekonomi
Perputaran uang Festival Tani Ternak Sidrap yang mencapai Rp18,7 miliar didorong oleh berbagai jenis transaksi yang terjadi. Berdasarkan data panitia, terdapat enam transaksi alat mesin pertanian (alsintan) senilai Rp5,1 miliar. Transaksi ini difasilitasi melalui Skim KUR Alsintan Bank Sulselbar, menunjukkan dukungan perbankan terhadap sektor ini.
Selain transaksi alsintan, festival ini juga mencatat penjualan tunai satu unit combine harvester seharga Rp515.000.000. Secara keseluruhan, total transaksi alsintan dan obat-obatan hewan mencapai lebih dari Rp5,6 miliar. Hal ini mengindikasikan tingginya minat dan kebutuhan akan modernisasi pertanian serta kesehatan hewan di wilayah Sidrap.
Sektor komoditas pangan juga memberikan kontribusi besar terhadap perputaran uang Festival Tani Ternak Sidrap. Transaksi beras mencatat angka lebih dari Rp7 miliar, menunjukkan kekuatan produksi pertanian Sidrap. Penjualan telur selama dua hari mencapai lebih dari Rp6 miliar, setara dengan 115.384 rak atau sekitar 3,45 juta butir.
Tidak hanya itu, transaksi DOC (Day Old Chick) broiler juga mencapai 13.000 ekor dengan nilai sekitar Rp165 juta. Partisipasi 33 peserta dari berbagai sektor, termasuk penyedia pakan dan obat ternak, saprotan, alsintan, perpadi, kelompok peternak layer (LOC), komunitas pencinta satwa, sejumlah OPD, UMS Sidrap, serta Bank Sulselbar Cabang Sidrap, turut menyukseskan acara ini.
Apresiasi dan Harapan Bupati
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Partisipasi mereka dinilai sebagai kunci utama kesuksesan Festival Tani Ternak Sidrap 2026. Keberhasilan ini diharapkan dapat memacu penguatan sektor pertanian dan peternakan di Sidrap secara berkelanjutan.
Menurut Bupati, festival ini berhasil mempertemukan produsen, penyedia sarana produksi, perbankan, dan konsumen dalam satu wadah. Pertemuan ini menciptakan ekosistem yang kondusif untuk transaksi bernilai miliaran rupiah. Sinergi antara berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mencapai target ekonomi dan pembangunan daerah.
Syaharuddin Alrif menekankan pentingnya kebersamaan dan sinergitas dalam membangun kesejahteraan Kabupaten Sidrap. Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin selama festival ini dapat terus berlanjut dan semakin kuat di masa depan. Hal ini krusial untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Sumber: AntaraNews