Wow, Sampit Trade Expo 2025 Raup Perputaran Uang Rp5 Miliar Lebih, Bukti Potensi Ekonomi Daerah!
Ajang Sampit Trade Expo 2025 berhasil mencatat perputaran uang fantastis lebih dari Rp5 miliar. Simak bagaimana pameran ini jadi pendorong ekonomi Kotawaringin Timur.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, baru saja mencatat kesuksesan besar dari penyelenggaraan Sampit Trade Expo 2025. Ajang pameran yang berlangsung selama sepekan ini berhasil membukukan perputaran uang yang sangat signifikan. Lebih dari Rp5 miliar transaksi tercatat selama kegiatan berlangsung, menunjukkan geliat ekonomi lokal yang kuat.
Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini pada Sabtu malam di Sampit. Beliau berharap bahwa angka fantastis ini menjadi awal yang baik untuk terus meningkatkan perekonomian daerah. Keberhasilan ini juga menjadi indikator potensi besar Kotawaringin Timur di mata pelaku bisnis nasional.
Sampit Trade Expo 2025 sendiri diselenggarakan oleh Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kotim. Pameran akbar ini berlangsung aman dan tertib dari tanggal 23 hingga 30 Agustus 2025 di area Stadion 29 November Sampit, menarik perhatian ribuan pengunjung setiap harinya.
Memacu Geliat Ekonomi Lokal dan UMKM
Penyelenggaraan Sampit Trade Expo 2025 bukan sekadar pameran biasa, melainkan sebuah platform strategis untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Berbagai inovasi, kreativitas, dan karya anak bangsa dipamerkan, menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh pelaku usaha lokal. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berkomitmen penuh untuk terus mengembangkan sektor perekonomian melalui dukungan terhadap produk lokal.
Wakil Bupati Irawati menekankan pentingnya keberlanjutan dari semangat yang tercipta selama ekspo ini. Ia berharap agar hasil positif dari kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan menjadi pendorong untuk meningkatkan kualitas produk lokal. Selain itu, ekspo ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran dan memperkuat daya saing daerah, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pelaksana tugas (Plt) DKUKMPP Kotawaringin Timur, Johny Tangkere, mengamati antusiasme tinggi dari para pelaku usaha dan UMKM. Partisipasi aktif mereka menjadi bukti nyata semangat perekonomian lokal yang sedang bangkit. Ekspo ini berhasil menjadi ajang promosi produk unggulan sekaligus ruang kolaborasi dan pertukaran ide antar pelaku ekonomi dari berbagai daerah.
Angka Fantastis dan Dampak Nyata
Keberhasilan Sampit Trade Expo 2025 tercermin dari berbagai indikator kuantitatif yang signifikan. Johny Tangkere memaparkan adanya peningkatan jumlah peserta dan pengunjung ekspo tahun ini. Hal ini berujung pada transaksi ekonomi yang substansial serta terciptanya peluang kerja sama strategis, baik dalam skala lokal maupun nasional.
Data menunjukkan bahwa realisasi perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp5 miliar lebih, sebuah angka yang mengesankan. Selain itu, jumlah pengunjung harian rata-rata mencapai 5.000 orang, sehingga total kunjungan selama delapan hari pameran mencapai kurang lebih 40.000 orang. Angka ini membuktikan daya tarik besar ekspo bagi masyarakat dan pelaku bisnis.
Tidak hanya perputaran uang, Sampit Trade Expo juga memberikan kontribusi pada pendapatan daerah. Pendapatan dari sewa lahan kegiatan, retribusi parkir, sewa tenda bazar, dan sewa daya listrik mencapai Rp65 juta. Selain itu, ekspo ini juga dimanfaatkan untuk operasi pasar murah yang bekerja sama dengan Bulog dan Dinas Pertanian, menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Dalam operasi pasar murah tersebut, sebanyak 200 sak beras SPHP kemasan 5 kg terjual dengan harga Rp60.000 per sak. Sementara itu, minyak goreng Minyakita kemasan 1 liter terjual sebanyak 815 bungkus dengan harga Rp15.000 per bungkus. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Sumber: AntaraNews