Solusi untuk Kurangi Kerugian Penjual Online Jika Paket Dikembalikan
Berdasarkan data paket terkirim di dua tahun terakhir, KiriminAja telah mencatat tingkat RTS (Return to Sender) yang rendah di angka 8 persen -9 persen.
Dalam bisnis online, setiap paket yang dikirim harus sampai ke tangan pembeli dengan aman dan tepat waktu. Namun, tak jarang proses pengiriman ini terhambat oleh berbagai faktor yang membuat paket dikembalikan ke pengirim atau yang biasanya disebut sebagai RTS (Return to Sender).
KiriminAja, kini menawarkan solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan ini. Bahkan, berdasarkan data paket terkirim di dua tahun terakhir, KiriminAja telah mencatat tingkat RTS (Return to Sender) yang rendah di angka 8 persen -9 persen.
Head of Business Operation KiriminAja, Shandy Febiarisma memahami bahwa paket yang dikembalikan dapat menimbulkan kerugian signifikan bagi para seller. Beberapa alasan umum yang menyebabkan retur paket antara lain alamat yang tidak sesuai, paket yang rusak, atau penerima yang tidak dapat dihubungi.
Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen untuk memberikan dukungan maksimal kepada para seller agar dapat mengurangi potensi kerugian akibat RTS. Melalui layanan yang tepat, seller dapat lebih fokus pada pertumbuhan bisnis mereka. Dia menjelaskan menyampaikan kalau upaya dalam mengurangi dan menyelesaikan proses paket kembali dapat dilakukan dengan mudah dan efisien.
"Seller online bisa menekan potensi RTS dengan berbagai cara melalui fitur Undelivery dan Tiket Bantuan yang bisa dengan mudah diakses di dashboard dan aplikasi KiriminAja, dan juga layanan live chat yang siap menjawab pertanyaan seller,” jelas Shandy di Jakarta, Jumat (25/4).
Platform KiriminAja melengkapi layanannya dengan berbagai fitur inovatif yang dirancang untuk mempermudah proses pengiriman paket. Fitur Undelivery memungkinkan seller untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai pengiriman yang tidak berhasil, sedangkan Tiket Bantuan memberikan akses langsung agar seller dapat meminta bantuan kepada tim dukungan KiriminAja.
Selain itu, layanan dukungan 24/7 melalui WhatsApp serta DM di Instagram dan Facebook memastikan seller dapat mengatasi masalah kapan saja. Dengan adanya Skor RTS Penerima dan laporan statistik ter-update di dashboard, memungkinkan seller dapat mudah mengawasi dan mengelola pengiriman mereka.
Tanggapan Pengguna
Salah satu pengguna KiriminAja, Mochammad Saleh sebagai CEO Riski Amanah Digital, memberikan testimoni positif mengenai pengalaman mereka menggunakan platform ini.
"Selama dua tahun, tingkat retur toko saya di KiriminAja cenderung stabil karena proses follow up-nya yang lebih mudah dan didukung penuh oleh fitur terkait untuk memantau proses penyelesaiannya," ulas Saleh.
KiriminAja juga menjalin kerjasama dengan berbagai ekspedisi terpercaya untuk menyediakan penawaran gratis biaya retur paket seperti iDexpress, JNE, SAP Express, Ninja Xpress, dan Lion Parcel untuk pengiriman reguler, serta GoSend dan Grab Express untuk pengiriman instan.
"Penawaran gratis biaya retur ini tentunya bisa jadi keuntungan lebih buat seller online karena mereka dapat fokus saja sama pengembangan bisnisnya tanpa harus takut sama biaya tambahan yang tidak terduga. Seller tidak cuma dapat kemudahan untuk pengiriman, tapi juga bisa meningkatkan kepuasaan pelanggannya," tambah Shandy.