Siapa Minat? Pemerintah Cari Guru dan Tenaga Kependidikan untuk Sekolah Rakyat
Rencana pemenuhan guru dan tenaga kependidikan untuk Sekolah Rakyat yang telah disusun akan segera disampaikan kepada Prabowo.
Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memberikan akses pendidikan yang merata bagi anak-anak di Indonesia. Inisiatif ini merupakan gagasan Presiden Prabowo di bawah Kementerian Sosial, sekolah rakyat ditujukan bagi keluarga yang hidup dalam kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Melalui program ini, pemerintah menyediakan pendidikan gratis yang berkualitas untuk anak-anak tersebut.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini menjelaskan bahwa sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 8/2025, Kementerian PANRB memiliki tanggung jawab untuk memastikan pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan dalam program Sekolah Rakyat.
"Menindaklanjuti amanat ini, telah disepakati sejumlah skema pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan di Sekolah Rakyat, yang disusun melalui hasil rapat antara Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (16/5).
Rini juga menambahkan bahwa skema pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan yang telah disusun akan dilaporkan kepada Prabowo. Namun, dia belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai rincian skema tersebut.
"Kementerian PANRB memastikan bahwa kebutuhan guru dan tenaga kependidikan di Sekolah Rakyat dapat terpenuhi secara optimal, efektif, dan sesuai standar kompetensi yang ditetapkan," tuturnya.
Dikawal Tiga Instansi
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa Kementerian PANRB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan langsung mengawasi skema percepatan pemenuhan kebutuhan guru.
"Namun skema yang sudah kita bahas dalam rapat koordinasi ini akan kita laporkan terlebih dahulu kepada Bapak Presiden," ujarnya.
Mensos juga menambahkan bahwa saat ini sudah ada 65 lokasi di Indonesia yang siap untuk melaksanakan program Sekolah Rakyat.
Mulai Berjalan Juli 2025
Penyelenggaraan Sekolah Rakyat diharapkan dapat dimulai paling cepat pada bulan Juli 2025, khususnya di daerah yang telah memiliki infrastruktur dan dukungan yang memadai. Untuk memenuhi kebutuhan guru dan tenaga pendidik, pihak terkait akan mencari solusi melalui skema yang telah disiapkan sebelumnya.
"Jadi Insya Allah dengan skema-skema yang sudah dibuat itu kita bisa memenuhi seluruh kebutuhan guru yang ada utamanya dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat," pungkas Mensos.