Program Mudik Gratis Jabar Selamatkan Jutaan Rupiah Kantong Masyarakat
Program Mudik Gratis Jabar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terbukti meringankan beban finansial masyarakat hingga jutaan rupiah, sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) kembali menggelar program mudik gratis yang sangat dinantikan masyarakat. Program ini tidak hanya memfasilitasi perjalanan ribuan orang, tetapi juga secara signifikan membantu keuangan warga. Inisiatif ini menjadi solusi di tengah tingginya harga tiket angkutan Lebaran pada tahun 2026.
Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, menjelaskan bahwa program ini memiliki dua tujuan utama. Selain meringankan beban biaya perjalanan, program ini juga bertujuan menekan potensi kecelakaan lalu lintas. Khususnya yang melibatkan penggunaan kendaraan roda dua untuk perjalanan jarak jauh.
Pemberangkatan rombongan mudik gratis ini dilakukan di Terminal Leuwipanjang pada Jumat, 13 Maret 2026. Program ini menargetkan masyarakat kelas bawah yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman. Total 3.040 pemudik diberangkatkan dalam program Mudik Gratis Jabar ini.
Penghematan Biaya Mudik yang Dirasakan Langsung Warga
Program Mudik Gratis Jabar ini memberikan dampak nyata pada penghematan biaya perjalanan masyarakat. Banyak keluarga yang bisa mengalokasikan dana mudik untuk kebutuhan lain. Erwan Setiawan menyoroti bahwa rata-rata warga mudik bersama empat hingga lima anggota keluarga. Hal ini tentu membutuhkan biaya besar untuk arus mudik dan balik ke Jabar.
Nardi (60), seorang pedagang bakso keliling dari Surakarta, Jawa Tengah, adalah salah satu penerima manfaat. Ia mengaku bisa menghemat pengeluaran hingga kurang lebih Rp4 juta. Penghematan ini didapatkan untuk pulang kampung bersama empat anggota keluarganya.
Menurut Nardi, jika menggunakan bus reguler, biaya per orang bisa mencapai hampir Rp600 ribu. Oleh karena itu, program Mudik Gratis Jabar ini sangat meringankan beban masyarakat bawah. Mereka kini bisa berlebaran di kampung halaman tanpa terbebani biaya tinggi.
Perasaan serupa juga dirasakan Asih (54), seorang pekerja rumah makan yang akan mudik ke Wonogiri, Jawa Tengah, bersama dua anaknya. Ia sangat terbantu karena keterbatasan biaya yang dimilikinya. Biaya tiket bus umum ke Wonogiri mencapai Rp540.000 per orang.
Antusiasme Tinggi dan Jangkauan Luas Program Mudik Gratis Jabar
Antusiasme masyarakat terhadap program Mudik Gratis Jabar ini terlihat dari lonjakan jumlah peserta. Kepala Dinas Perhubungan Jabar, Dhani Gumelar, mencatat adanya peningkatan signifikan. Anggaran sebesar Rp530 juta dialokasikan untuk program ini.
Pada tahun 2026, program ini memberangkatkan 3.040 pemudik, meningkat dari sekitar 2.000 orang pada tahun 2025. Destinasi paling banyak adalah Yogyakarta, dengan 1.000 pemudik. Sisanya menuju berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Sebanyak 76 unit bus disiagakan untuk melayani 12 rute perjalanan. Rute-rute ini mencakup Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan lintas Jawa Barat. Pemberangkatan dilakukan secara bertahap dari Terminal Leuwipanjang, Cikarang, Bogor, dan Kota Bekasi.
Selain itu, ada juga pemberangkatan dari Yogyakarta yang bertujuan ke Bandung. Tahap pertama difokuskan menuju Sukabumi, Wonogiri, dan Solo pada Jumat (13/3). Tahap selanjutnya akan berlanjut pada hari Sabtu (14/3) dan Minggu (15/3).
Sumber: AntaraNews