Dishub Bandung Tambah Kuota Mudik Gratis 2026, 700 Pemudik Siap Berangkat ke Jawa Tengah

Antusiasme tinggi mendorong Dishub Kabupaten Bandung menambah kuota Mudik Gratis Bandung 2026 menjadi 700 orang. Prioritas pendaftar daftar tunggu. Simak jadwal dan rute lengkapnya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dishub Bandung Tambah Kuota Mudik Gratis 2026, 700 Pemudik Siap Berangkat ke Jawa Tengah
Antusiasme tinggi mendorong Dishub Kabupaten Bandung menambah kuota Mudik Gratis Bandung 2026 menjadi 700 orang. Prioritas pendaftar daftar tunggu. Simak jadwal dan rute lengkapnya. (AntaraNews)

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mengumumkan penambahan kuota program mudik gratis Lebaran 2026. Keputusan ini diambil untuk mengakomodasi antusiasme ribuan masyarakat yang mendaftar pada gelombang pertama. Total peserta yang akan diberangkatkan kini mencapai 700 orang, meningkat dari kuota awal 600 pemudik.

Kepala Dishub Kabupaten Bandung, Hilman Kadar, menyatakan penambahan kuota ini merupakan hasil kerja sama strategis. Bank Jabar Banten turut serta mendukung program penting ini. Tambahan dua bus atau seratus kuota dijadwalkan siap pada awal bulan depan.

Program Mudik Gratis Bandung 2026 ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin pulang kampung. Dishub Kabupaten Bandung berkomitmen penuh dalam memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan. Tujuan utamanya adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas saat arus mudik.

Hilman Kadar menjelaskan, penambahan 100 kuota ini berasal dari kerja sama terbaru dengan Bank Jabar Banten. Tambahan armada bus akan segera disiapkan untuk mengangkut lebih banyak pemudik. Pihaknya telah berkoordinasi secara teknis guna memastikan kesiapan armada serta administrasi seluruh peserta.

Meskipun kuota bertambah, Dishub tidak membuka pendaftaran baru secara umum. Prioritas utama diberikan kepada warga yang sebelumnya sudah masuk dalam daftar tunggu (waiting list). Ini merupakan bentuk apresiasi bagi pendaftar awal yang menunjukkan minat tinggi.

Jumlah pendaftar pada tahap awal diketahui melebihi kapasitas yang tersedia. Oleh karena itu, proses daftar ulang akan dilakukan secara cermat. Verifikasi ini penting untuk memastikan setiap peserta benar-benar siap berangkat dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Dalam tahap verifikasi tersebut, seringkali ada calon pemudik yang membatalkan keberangkatan karena berbagai alasan. Kursi yang kosong nantinya akan diberikan kepada pendaftar lain. Mereka yang dinilai lebih siap dan memenuhi persyaratan akan mendapatkan kesempatan ini.

Program Mudik Gratis Bandung 2026 ini dijadwalkan akan berangkat pada 17 Maret 2026. Tanggal ini bertepatan dengan H-3 Idul Fitri, memungkinkan pemudik tiba di kampung halaman sebelum hari raya. Persiapan teknis telah dilakukan untuk keberangkatan ini.

Rute utama perjalanan yang akan ditempuh adalah menuju wilayah Jawa Tengah. Jalur yang dilalui mencakup kota-kota penting seperti Bandung, Cilacap, Yogyakarta, Klaten, hingga Solo. Ini mencakup beberapa destinasi populer bagi pemudik.

Dishub juga telah menetapkan berbagai titik pemberhentian di sepanjang jalur tersebut. Titik-titik ini dirancang untuk kenyamanan pemudik. Seluruh aspek perjalanan telah diperhitungkan dengan matang.

Hilman Kadar menegaskan, program mudik gratis ini bukan hanya sekadar fasilitas transportasi. Ini adalah langkah strategis pemerintah daerah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Terutama saat puncak arus mudik Lebaran yang seringkali padat.

Dishub Kabupaten Bandung sangat berharap masyarakat tidak lagi menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jauh. Perjalanan dengan sepeda motor memiliki risiko kecelakaan yang lebih tinggi. Keamanan dan keselamatan pemudik menjadi perhatian utama dalam program ini.

Dengan adanya fasilitas mudik gratis yang aman dan nyaman, diharapkan kesadaran masyarakat meningkat. Mereka bisa memilih moda transportasi yang lebih aman. Program ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap warganya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi