Pintu Kantongi Peningkatan Deposit 2,564 Persen Usai Perpanjang Fitur Flexi Earn
Imbal hasil dari Pintu Earn akan terakumulasi setiap jam, dan pengguna dapat memeriksa jumlahnya secara langsung.
PT Pintu Kemana Saja kembali meluncurkan program Flexi Earn Super Rate Up yang berlangsung dari September hingga November 2025, bertujuan untuk meningkatkan imbal hasil pada fitur Flexi Earn hingga mencapai 25 persen. Fitur Flexi Earn memungkinkan pengguna dari aplikasi Pintu untuk menyimpan aset kripto dan mendapatkan imbal hasil dari aset yang disimpan.
Head of Product Marketing Pintu, Iskandar Mohammad menyatakan bahwa terdapat berbagai aset kripto yang dapat diakses di fitur Pintu Earn, termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Tether (USDT), dan aset kripto lainnya, dengan imbal hasil bervariasi mulai dari 0,1 persen hingga 25 persen.
"Sejak program ini diluncurkan pada bulan Juli hingga Agustus, total pengguna Pintu Earn yang berpartisipasi dalam program ini meningkat sebesar 45 persen, diikuti dengan lonjakan total deposit yang luar biasa mencapai 2.564 persen," ungkapnya pada Rabu (1/10).
Imbal hasil dari Pintu Earn akan terakumulasi setiap jam, dan pengguna dapat memeriksa jumlahnya secara langsung melalui riwayat pembayaran imbal hasil Earn. Pengguna juga dapat menarik hasilnya setiap 12 jam. Iskandar berharap fitur ini dapat menarik minat masyarakat untuk berinvestasi dalam aset kripto, sehingga dapat meningkatkan adopsi aset kripto di Indonesia.
"Bahkan lebih jauh lagi, aset crypto bisa menjadi pilihan utama bagi investor tidak hanya untuk trading, tetapi juga sebagai alternatif untuk menabung," tambahnya.
Mengacu pada survei berjudul Crypto Survey 2025 yang dilakukan oleh Strategy&, bagian dari PwC (PricewaterhouseCoopers), terhadap lebih dari 2.500 responden di negara-negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Turki, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, ditemukan bahwa strategi investasi ritel dalam kripto menunjukkan beragam pilihan.
Di antara hasilnya, 50 persen responden memilih untuk melakukan buy & hold, 37 persen terlibat dalam trading harian, dan 31 persen menerapkan rencana menabung. Data ini mengindikasikan bahwa satu dari tiga investor memilih untuk menabung dalam aset kripto.
"Namun, kami terus mengingatkan sebelum berinvestasi crypto lakukan riset mandiri, jangan fear of missing out (FOMO), dan pastikan telah mengalokasikan dana khusus untuk investasi," kat Iskandar.
Dengan demikian, penting bagi investor untuk memahami risiko dan melakukan analisis yang mendalam sebelum mengambil keputusan investasi. Setiap langkah yang diambil dalam investasi kripto harus dilakukan dengan hati-hati dan penuh pertimbangan.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Pintu Futures Alami Peningkatan Volume
Pintu Futures mengalami lonjakan volume trading aset kripto yang hampir mencapai tiga kali lipat antara Juni dan Juli 2025, dan mencatat rekor tertinggi di bulan Agustus. Iskandar Mohammad, Head of Product Marketing Pintu, menyatakan bahwa volume trading Pintu Futures meningkat hingga 170 persen dari Juni ke Juli, dan mengalami kenaikan bulanan sebesar 15 persen di Agustus.
"Kami menilai terdapat beberapa faktor yang mendorong peningkatan volume trading Pintu Futures, selain membaiknya kondisi pasar salah satunya adalah tersedianya fitur-fitur seperti Take Profit (TP)/Stop Loss (SL), indikator margin, hingga yang terbaru yaitu fitur price protection dan stop order."
Selain itu, ia juga menambahkan bahwa akses Pintu Futures menunjukkan trafik positif dengan peningkatan hingga 28 persen secara bulanan sejak peluncurannya pada Agustus 2025.
Di Indonesia, transaksi aset kripto pada tahun 2025 terus menunjukkan tren peningkatan setiap bulannya. Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), transaksi kripto pada Juli 2025 mengalami kenaikan sebesar 62,36 persen, mencapai Rp 52,46 triliun, dibandingkan dengan Rp 32,31 triliun pada bulan Juni 2025.