Perusahaan Sekuritas Ini Hadirkan AI Analytics dan Trade Flow untuk Investor Ritel, Simak Keunggulannya
Investor ritel selama ini dibombardir oleh grafik rumit, ringkasan broker, arus dana asing dan laporan keuangan tanpa tahu cara menyatukannya
President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Moleonoto The menyebut bahwa selama lebih dari tiga dekade, industri pasar modal Indonesia terjebak dalam paradigma yang sama, di mana sekuritas berlomba-lomba menyajikan data dan indikator manual mentah.
Kata dia, investor ritel dibombardir oleh grafik rumit, ringkasan broker, arus dana asing dan laporan keuangan tanpa tahu cara menyatukannya yang selama ini menjadi domain eksklusif dan monopoli para Fund Manager, Equity Analyst, Hedge Fund, dan Smart Money.
Melihat fakta ini, IPOT bertransformasi menjadi AI-Powered Decision Trading Platform pertama di Indonesia yang menghadirkan AI trading assistant untuk membantu investor menganalisis pasar, mengurangi beban analisis manual, dan mengambil keputusan investasi secara lebih cepat dan objektif.
Menggunakan algoritma matematis kompleks, market intelligence, dan kecerdasan buatan, IPOT mengeksekusi proses sintesis data untuk menghasilkan kesimpulan investasi yang tajam dengan akurasi dan presisi tinggi.
"Mesin AI Decision Engine yang dulunya hanya kami sediakan khusus untuk institusi raksasa, kini resmi didekonstruksi dan diserahkan secara utuh kepada investor ritel Indonesia. IPOT mendefinisikan ulang lanskap investasi nasional," kata Moleonoto dikutip keterangannya kepada merdeka.com di Jakarta, Selasa (30/6).
"Ketika teknologi analytics lain berhenti hanya menjadi tumpukan data, AI IPOT bertindak sebagai AI trading assistant yang mengubah jutaan data pasar menjadi keputusan trading yang lebih tajam, presisi, dan objektif. Kami melakukan lompatan besar (outleap) melampaui era trading data manual. Senjata analisis tercanggih yang dulunya hanya diakses oleh institusi raksasa, kini kami serahkan sepenuhnya ke tangan investor ritel Indonesia," jelas Moleonoto.
Ia menjelaskan, IPOT adalah AI-Powered Trading Platform pertama di Indonesia yang menggunakan algoritma matematis kompleks, market intelligence, dan artificial intelligence untuk mengubah jutaan data pasar menjadi analisis, kesimpulan, dan keputusan investasi.
"Filosofi pengembangan teknologi IPOT sangat sederhana bahwa Artificial Intelligence seharusnya tidak digunakan hanya untuk melaporkan pasar. Artificial Intelligence harus digunakan sebagai trading assistant untuk memperkuat keputusan, meningkatkan akurasi dan presisi, mengurangi bias, mempercepat financial analysis, serta memperkuat proteksi investasi,” imbuhnya.
Keunggulan Investment Analyst Berbasis AI
Inovasi IPOT ini mengubah Artificial Intelligence dari sekadar alat pelaporan menjadi Chief Investment Analyst yang mampu membaca, memahami, mensintesis, dan menyimpulkan jutaan data pasar menjadi keputusan investasi yang presisi untuk ditindaklanjuti.
"AI Analytics IPOT dirancang sebagai Chief Investment Analyst berbasis Artificial Intelligence dan berperan sebagai trading assistant yang mengubah jutaan data pasar menjadi intelijen investasi yang mudah dipahami investor. Seluruh informasi tersebut menjadi pintu masuk menuju sistem AI Analytics IPOT yang lebih komprehensif," katanya.
Menu Overview AI Analytics menyajikan ringkasan kondisi saham secara menyeluruh berdasarkan berbagai periode analisis. Sistem AI secara otomatis mengintegrasikan Trade Flow Summary, Financial Summary, Technical Summary, dan News Summary untuk menghasilkan satu kesimpulan investasi yang mudah dipahami investor dalam bentuk Bullish, Neutral, atau Bearish.
Menu Trade Flow memungkinkan investor membongkar aktivitas pelaku pasar secara lebih mendalam melalui analisis Live, Smart Money, Foreign, dan Aggression. Investor dapat melihat pergerakan akumulasi dan distribusi Smart Money secara real-time, aktivitas beli dan jual investor asing, tingkat agresivitas transaksi pasar, interpretasi pola aliran dana, hingga rekomendasi mengenai indikator apa saja yang perlu terus dipantau untuk mengantisipasi perubahan arah pasar.
Menu Financials mengubah laporan keuangan yang kompleks menjadi intelijen bisnis yang mudah dipahami. Melalui submenu Fundamentals, History, Health, Quality, Outlook, Peers, dan Risk, sistem AI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas fundamental perusahaan, kesehatan keuangan, kualitas laba, proyeksi bisnis, posisi kompetitif dibandingkan emiten sejenis, serta berbagai risiko tersembunyi yang berpotensi mempengaruhi valuasi perusahaan.
Menu Technical menghadirkan analisis teknikal berbasis AI melalui evaluasi Trend, Momentum, Volatility, Level, dan Strategy. Sistem AI tidak hanya membaca kekuatan trend dan momentum pasar, tetapi juga mengidentifikasi level support dan resistance penting serta menghasilkan strategi perdagangan yang lebih adaptif terhadap kondisi pasar yang sedang berlangsung.
Sedangkan menu News memanfaatkan Artificial Intelligence untuk mengubah ratusan berita dan informasi publik menjadi intelijen investasi yang dapat langsung digunakan investor.