Penjualan Tiket KAI Nataru Tembus 4 Juta, Arus Balik Meningkat Signifikan
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat Penjualan Tiket KAI Nataru 2025/2026 mencapai lebih dari 4 juta, menandakan lonjakan mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.
KAI Catat Penjualan Tiket Nataru Tembus 4 Juta
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan capaian signifikan dalam Penjualan Tiket KAI Nataru 2025/2026. Angka penjualan tiket kereta api nasional telah menembus 4.068.603 hingga arus balik libur Natal dan Tahun Baru. Pencapaian ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api selama periode tersebut.
Penjualan tiket ini mencakup periode perjalanan dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa arus balik mulai terlihat pada Sabtu, 3 Januari 2026. Data ini dihimpun hingga pukul 08.00 WIB pada tanggal tersebut.
Angka penjualan tiket ini mengalami peningkatan sebesar 9,06 persen dibandingkan periode Nataru 2024/2025. Pada tahun sebelumnya, total penjualan tiket tercatat sebanyak 3.730.584 tiket, menunjukkan pertumbuhan kepercayaan publik terhadap layanan KAI.
Lonjakan Penjualan dan Tingkat Okupansi Tinggi
Penjualan tiket kereta api jarak jauh (KA JJ) berkontribusi besar terhadap total angka tersebut, mencapai 3.317.786 tiket. Jumlah ini setara dengan 120,2 persen dari kapasitas yang tersedia, yakni 2.761.048 tempat duduk. Tingginya angka ini menunjukkan permintaan yang melebihi kapasitas standar.
Sementara itu, tiket kereta api lokal juga menunjukkan performa impresif dengan penjualan 750.817 tiket. Angka ini mencapai 100,8 persen dari total kapasitas 745.056 tempat duduk yang disediakan. Kedua jenis layanan kereta api ini menunjukkan tingkat okupansi yang sangat tinggi.
Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen ini terjadi karena pola perjalanan penumpang yang dinamis. Penumpang seringkali naik dan turun di berbagai stasiun antara stasiun awal dan tujuan akhir, memaksimalkan penggunaan tempat duduk. Hal ini menjadi indikator efisiensi operasional KAI dalam melayani mobilitas masyarakat.
Anne Purba menegaskan bahwa KAI memastikan seluruh layanan berjalan aman dan lancar. Ini merupakan prioritas utama selama periode arus balik Nataru yang padat. KAI berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi seluruh penumpang.
Dinamika Arus Balik di Wilayah Jakarta
Secara harian, jumlah pelanggan KA jarak jauh dan KA lokal pada Sabtu, 3 Januari 2026, mencapai 202.701 pelanggan. Data ini merupakan angka dinamis hingga pukul 24.00 WIB, mencerminkan pergerakan signifikan arus balik. Puncak keberangkatan liburan sendiri telah terjadi pada akhir Desember 2025.
Khusus wilayah Daop 1 Jakarta, pergerakan penumpang didominasi oleh arus kedatangan per 3 Januari 2026. Tercatat 39.648 penumpang naik dan 51.165 penumpang turun untuk KA jarak jauh dan lokal. Angka ini menunjukkan banyak masyarakat kembali ke ibu kota setelah berlibur.
Untuk KA jarak jauh saja, jumlah penumpang yang naik mencapai 33.408 orang, sedangkan yang turun sebanyak 45.075 orang. Stasiun-stasiun utama di Daop 1 Jakarta seperti Pasar Senen, Gambir, Bekasi, dan Jatinegara mencatat aktivitas yang padat. Stasiun Pasar Senen mencatat 13.967 penumpang naik dan 15.324 penumpang turun pada tanggal tersebut.
Stasiun Gambir melayani 8.725 penumpang naik dan 14.448 penumpang turun. Sementara itu, Stasiun Bekasi mencatat 5.250 penumpang naik dan 6.392 penumpang turun, serta Stasiun Jatinegara dengan 2.027 penumpang naik dan 4.590 penumpang turun. Data kumulatif Daop 1 Jakarta dari 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026 menunjukkan 763.403 penumpang naik dan 745.249 penumpang turun.
Imbauan dan Fasilitas KAI untuk Kenyamanan Penumpang
KAI telah menyediakan total 3.506.104 tempat duduk untuk layanan kereta api jarak jauh dan lokal selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Untuk wilayah Daop 1 Jakarta, KAI mengoperasikan 86 perjalanan KA jarak jauh per hari. Ini terdiri dari 68 KA reguler, 16 KA tambahan, dan 2 KA Motor Gratis (Motis).
Anne Purba menambahkan bahwa KAI terus melakukan pemantauan intensif di stasiun-stasiun utama dan jalur padat. Pemantauan ini dilakukan selama periode arus balik untuk memastikan kelancaran operasional. KAI juga mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik guna menghindari kendala.
Masyarakat diimbau datang lebih awal ke stasiun dan memastikan jadwal serta identitas perjalanan sesuai tiket. Penumpang juga disarankan membawa barang sesuai ketentuan dan selalu menjaga barang bawaan beserta anak-anak. Pemanfaatan fasilitas boarding face recognition dapat mempercepat dan membuat proses boarding lebih nyaman.
Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan seluruh penumpang. KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama periode libur Nataru.
Sumber: AntaraNews