Ribuan Penumpang Padati Terminal Tanjung Priok Saat Arus Balik Nataru 2026, Puncak Diprediksi Hari Ini

Ribuan penumpang memadati Terminal Tanjung Priok dalam Arus Balik Nataru 2026, dengan peningkatan jumlah kedatangan dan prediksi puncak arus balik yang terjadi hari ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ribuan Penumpang Padati Terminal Tanjung Priok Saat Arus Balik Nataru 2026, Puncak Diprediksi Hari Ini
Ribuan penumpang memadati Terminal Tanjung Priok dalam Arus Balik Nataru 2026, dengan peningkatan jumlah kedatangan dan prediksi puncak arus balik yang terjadi hari ini. (AntaraNews)

Jakarta, Merdeka.com – Ribuan penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) telah memadati Terminal Bus Tanjung Priok, Jakarta Utara, dalam periode arus balik Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kedatangan para pemudik ini menandai berakhirnya masa liburan panjang yang dimanfaatkan untuk kembali ke kampung halaman. Fenomena ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang tinggi pasca-perayaan hari besar.

Sejak Kamis, 1 Januari, hingga Sabtu, 3 Januari 2026, Terminal Tanjung Priok mencatat kedatangan sebanyak 1.336 penumpang yang diangkut oleh 147 armada bus. Meskipun terjadi peningkatan jumlah penumpang, Kepala Terminal Bus Tanjung Priok, Sandi, mengungkapkan bahwa peningkatan tersebut belum mencapai angka yang signifikan. Puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada hari Minggu ini, seiring dengan jadwal masuk sekolah anak-anak pada Senin, 5 Januari.

Arus balik Nataru kali ini didominasi oleh penumpang yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pihak terminal terus bersiaga untuk memastikan kelancaran dan keamanan seluruh penumpang yang tiba di ibu kota. Masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi peraturan dan memanfaatkan fasilitas terminal dengan baik demi kenyamanan bersama.

Data terbaru menunjukkan bahwa Terminal Bus Tanjung Priok menjadi salah satu titik vital kedatangan penumpang selama arus balik Nataru 2026. Tercatat 1.336 penumpang telah tiba di terminal ini menggunakan 147 unit bus AKAP dalam rentang waktu tiga hari. Angka ini mencerminkan tingginya animo masyarakat untuk kembali ke Jakarta setelah merayakan liburan di daerah asal.

Meskipun demikian, peningkatan jumlah penumpang pada arus balik Nataru ini belum dianggap signifikan oleh pihak pengelola terminal. Kepala Terminal Bus Tanjung Priok, Sandi, menjelaskan bahwa arus balik diperkirakan masih akan berlangsung secara bertahap. Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh beragamnya jadwal libur dan masuk sekolah anak-anak yang tersebar.

Prediksi puncak arus balik di Terminal Tanjung Priok sendiri diperkirakan akan terjadi pada hari Minggu, 4 Januari 2026. Pada hari tersebut, jumlah kedatangan penumpang diharapkan akan mencapai titik tertinggi sebelum aktivitas normal kembali pada awal pekan. Kesiapan fasilitas dan personel terminal menjadi kunci dalam menghadapi lonjakan ini.

Puncak arus balik Nataru di Terminal Tanjung Priok diprediksi akan terjadi pada hari Minggu ini, 4 Januari 2026. Penumpang yang tiba sebagian besar berasal dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, menunjukkan pola pergerakan yang konsisten setiap tahunnya. Kepadatan di terminal diperkirakan akan meningkat drastis pada hari ini.

Kepala Terminal Bus Tanjung Priok, Sandi, berharap agar seluruh proses arus balik dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Ia juga menekankan pentingnya keselamatan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat yang kembali ke Jakarta. Petugas terminal disiagakan penuh untuk memberikan pelayanan optimal dan memastikan setiap prosedur dipatuhi.

Selain itu, Sandi juga mengimbau kepada seluruh penumpang untuk senantiasa mematuhi peraturan yang berlaku di terminal dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia dengan baik. Kepatuhan ini sangat penting untuk menjaga ketertiban dan kelancaran operasional terminal, terutama saat terjadi lonjakan penumpang. Kerjasama antara petugas dan penumpang menjadi faktor krusial dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Berbeda dengan data kedatangan, jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Tanjung Priok pada periode 1 hingga 3 Januari 2026 tercatat sebanyak 885 penumpang dengan 172 armada bus. Angka keberangkatan ini menunjukkan penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini bisa menjadi indikasi perubahan pola perjalanan atau preferensi transportasi masyarakat.

Salah satu pengguna jasa bus AKAP, Andhika (43), berbagi pengalamannya kembali dari Madura menggunakan bus Sinar Jaya bersama keluarganya. Andhika memilih untuk kembali lebih awal setelah menghabiskan libur selama satu pekan di kampung halaman. Keputusan ini diambil agar ia memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum kembali beraktivitas, dan anak-anaknya siap untuk kembali masuk sekolah pada Senin besok.

Andhika mengungkapkan rasa syukurnya karena perjalanan arus balik yang ditempuhnya berjalan lancar dan aman. Pengalaman positif seperti ini diharapkan dapat dirasakan oleh seluruh penumpang lainnya yang masih dalam perjalanan menuju Jakarta. Pihak terminal dan operator bus terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk memastikan kelancaran arus balik Nataru 2026.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi