Pemkab Biak Prioritaskan Pasar Murah Natal untuk 257 Kampung, Tekan Inflasi Daerah
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor akan menggelar Pasar Murah Natal Biak dan Tahun Baru 2026 yang menyasar 257 kampung untuk penuhi kebutuhan pokok dan kendalikan inflasi.
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, memastikan akan menggelar pasar pangan murah menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan ini secara khusus memprioritaskan pelayanan bagi warga yang tinggal di 257 kampung pelosok wilayah tersebut. Inisiatif ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan pokok masyarakat.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Biak Numfor, Yubelius Usior, menjelaskan bahwa pasar pangan murah diselenggarakan rutin setiap menyambut hari raya keagamaan. Pelaksanaan kali ini berfokus untuk meringankan beban ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Persiapan untuk kegiatan ini sedang berlangsung intensif.
Pasar pangan murah tersebut akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok penting dengan harga terjangkau berkat subsidi dari pemerintah daerah. Program ini diharapkan dapat membantu stabilitas harga dan ketersediaan barang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu strategi efektif untuk mengendalikan laju inflasi di daerah Biak Numfor.
Prioritas Warga Pelosok dan Kebutuhan Pokok
Pelaksanaan pasar pangan murah oleh Pemerintah Kabupaten Biak Numfor secara tegas memprioritaskan warga di 257 kampung pelosok. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan dan akses terhadap kebutuhan pokok dapat merata hingga ke daerah-daerah terpencil. Tujuannya adalah untuk mengurangi disparitas harga dan ketersediaan barang antar wilayah.
Yubelius Usior menyatakan, "Kehadiran pemerintah daerah menyelenggarakan pasar pangan murah di pelosok kampung bertujuan menjawab kebutuhan warga di 257 kampung." Pernyataan ini menegaskan komitmen Pemkab Biak Numfor terhadap kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan.
Jenis bahan pokok yang akan disediakan dalam pasar murah ini sangat beragam dan merupakan kebutuhan dasar sehari-hari. Warga dapat memperoleh beras, minyak goreng, tepung terigu, dan gula pasir dengan harga yang lebih terjangkau. Ketersediaan bahan-bahan ini sangat penting untuk stabilitas rumah tangga.
Disperindag Biak Numfor telah melakukan sosialisasi intensif mengenai kegiatan pasar pangan murah ini kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan informasi sampai kepada seluruh masyarakat, terutama di daerah pelosok. Antusiasme warga Biak Numfor menyambut Natal dan Tahun Baru 2026 terhadap program ini disebut sangat tinggi, menunjukkan urgensi dan relevansi kegiatan tersebut.
Strategi Pengendalian Inflasi dan Subsidi Harga
Selain bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat, pasar pangan murah ini juga merupakan bagian integral dari program pengendalian inflasi daerah. Fluktuasi harga bahan pokok seringkali menjadi pemicu utama inflasi. Dengan adanya subsidi, pemerintah dapat menstabilkan harga di pasaran.
Yubelius Usior mengakui, "pasar pangan murah juga bagian dari program pengendalian Inflasi daerah." Ini menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki dampak ganda. Manfaatnya tidak hanya dirasakan langsung oleh konsumen, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan ekonomi regional.
Pada pelaksanaan pasar pangan murah yang dijadwalkan November hingga Desember ini, semua jenis bahan pokok yang dijual akan diberikan subsidi harga. Subsidi ini membuat harga jual menjadi lebih murah dibandingkan harga pasar. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat secara signifikan.
Pemerintah daerah berharap, dengan adanya subsidi harga, daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah potensi kenaikan harga menjelang hari raya. Ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau akan membantu keluarga merayakan Natal dan Tahun Baru dengan lebih tenang dan khidmat. Program seperti pasar murah Natal Biak ini akan terus menjadi agenda rutin Pemkab Biak Numfor sebagai bentuk perhatian kepada warganya.
Sumber: AntaraNews