Operasi Pasar Murah Pemkab Bangka Barat: Langkah Konkret Stabilisasi Harga Bangka Barat Jelang Lebaran 2026

Pemkab Bangka Barat menggelar operasi pasar murah dan gerakan pangan murah di beberapa kecamatan untuk stabilisasi harga Bangka Barat dan ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran 2026, memastikan daya beli masyarakat terjaga.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Operasi Pasar Murah Pemkab Bangka Barat: Langkah Konkret Stabilisasi Harga Bangka Barat Jelang Lebaran 2026
Pemkab Bangka Barat menggelar operasi pasar murah dan gerakan pangan murah di beberapa kecamatan untuk stabilisasi harga Bangka Barat dan ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran 2026, memastikan daya beli masyarakat terjaga. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengambil langkah proaktif menjelang Lebaran 2026. Mereka menggelar operasi pasar murah di beberapa kecamatan.

Langkah ini bertujuan utama untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok bagi masyarakat. Kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah daerah.

Bupati Bangka Barat, Markus, menyatakan bahwa inisiatif ini adalah bentuk kepedulian pemerintah. Tujuannya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Upaya Pemkab Bangka Barat Jaga Kestabilan Harga

Operasi pasar murah ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat di Kecamatan Kelapa dan Simpangteritip. Warga telah datang sejak pagi hari untuk mendapatkan kebutuhan pokok bersubsidi.

Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan Kabupaten Bangka Barat. Dinas tersebut aktif menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Bupati Markus menekankan bahwa operasi pasar ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat. Selain itu, langkah ini juga bertujuan mengendalikan inflasi di daerah.

Pemerintah daerah berharap, melalui operasi pasar murah, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi. Hal ini diharapkan mampu menjaga harga tetap stabil.

Rincian Harga dan Lokasi Operasi Pasar

Analis Perdagangan Ahli Muda Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Bangka Barat, Sevilianna, menjelaskan bahwa operasi ini terbuka untuk umum. Harga yang ditawarkan lebih murah dari pasaran.

Di Kecamatan Simpangteritip, beberapa bahan pangan yang dijual antara lain beras SPHP Rp59.000 per kilogram dan beras premium Rp79.000 per kilogram. MinyaKita tersedia seharga Rp16.500 per liter atau Rp31.000 per dua liter.

Selain itu, minyak goreng Fortune dijual Rp19.000 per liter, gula pasir PSM Rp17.500 per kilogram, dan terigu Mila Rp11.000 per kilogram. Daging sapi seharga Rp140.000 per kilogram dan daging ayam Rp33.000 per kilogram juga tersedia.

Panitia bersama distributor turut menyediakan cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, kentang, wortel, serta berbagai jenis sayuran dan bumbu dapur lainnya. Semua ditawarkan dengan harga lebih murah.

Selain operasi pasar di Simpangteritip, Pemkab Bangka Barat juga menggelar gerakan pangan murah di Kecamatan Kelapa. Kegiatan ini melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bersama Bulog Cabang Bangka.

Wakil Bupati Yus Derahman turut memantau langsung pelaksanaan gerakan pangan murah di Kecamatan Kelapa. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah.

Komitmen Pemerintah Daerah Menjelang Idul Fitri

Gerakan pangan murah merupakan program rutin Pemkab Bangka Barat sebagai langkah konkret. Ini adalah upaya dalam pengendalian inflasi daerah.

Program ini diharapkan mampu membangun stabilitas pangan yang inklusif dan berkelanjutan. Tujuannya memastikan distribusi pasokan dan keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat, khususnya menjelang Idul Fitri.

Wakil Bupati Yus Derahman menegaskan komitmen Pemkab untuk terus hadir di tengah masyarakat. Ini guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.

"Menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, permintaan terhadap bahan pangan cenderung meningkat," ujar Yus Derahman. "Sehingga diperlukan langkah antisipatif guna menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga."

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi