Trivia: Pemkab Pulang Pisau Gelar Pasar Murah di 5 Lokasi, Ribuan Paket Disubsidi Guna Tekan Inflasi!

Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menggelar Pasar Murah Pulang Pisau di lima lokasi strategis. Ribuan paket sembako disubsidi, bantu masyarakat penuhi kebutuhan pokok dan tekan inflasi daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Trivia: Pemkab Pulang Pisau Gelar Pasar Murah di 5 Lokasi, Ribuan Paket Disubsidi Guna Tekan Inflasi!
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menggelar Pasar Murah Pulang Pisau di lima lokasi strategis. Ribuan paket sembako disubsidi, bantu masyarakat penuhi kebutuhan pokok dan tekan inflasi daerah. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, mengambil langkah proaktif dalam menstabilkan perekonomian daerah. Mereka secara resmi meluncurkan kegiatan pasar penyeimbang atau pasar murah di lima titik berbeda.

Inisiatif ini bertujuan ganda, yakni untuk mengendalikan laju inflasi yang berpotensi meningkat serta memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat setempat. Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa'i, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam membantu warga.

Kegiatan Pasar Murah Pulang Pisau ini telah dimulai di Kelurahan Bereng dan Desa Gohong, mendapatkan sambutan antusias dari warga. Selanjutnya, pasar murah akan berlanjut ke beberapa lokasi lain hingga tanggal 10 Oktober 2025 mendatang.

Upaya Strategis Pemkab Pulang Pisau Kendalikan Inflasi

Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat melalui penyelenggaraan pasar murah. Program ini dirancang sebagai respons cepat terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok, terutama menjelang akhir tahun.

Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa'i, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah. "Kegiatan pasar murah ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga kestabilan harga bahan pokok di wilayah setempat," ujarnya di Pulang Pisau pada Rabu (08/10).

Melalui subsidi yang diberikan, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan dasar dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Hal ini secara langsung meringankan beban ekonomi keluarga dan menjaga daya beli mereka.

Detail Pelaksanaan dan Distribusi Ribuan Paket Sembako

Pelaksanaan Pasar Murah Pulang Pisau ini direncanakan secara bertahap di lima lokasi berbeda untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Lokasi awal yang telah disambangi adalah Kelurahan Bereng dan Desa Gohong, yang menunjukkan tingginya minat warga.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Pulang Pisau, Eliaser Jaya, menjelaskan rincian distribusi. "Total keseluruhannya kita siapkan 1.000 paket untuk satu kelurahan dan empat desa," jelasnya.

Setiap lokasi akan mendapatkan alokasi 200 paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, dan gula pasir. Paket-paket ini dapat ditebus oleh masyarakat dengan harga Rp75.000, di mana sisa dari harga sebenarnya telah disubsidi oleh pemerintah daerah.

Eliaser juga menambahkan bahwa kegiatan pasar murah akan berlanjut di Desa Kanamit, Maliku Baru, dan terakhir di Desa Pangkoh Hilir pada tanggal 10 Oktober 2025 mendatang, dengan kuota paket yang sama di setiap lokasi.

Dampak dan Harapan untuk Kestabilan Ekonomi Lokal

Penyelenggaraan Pasar Murah Pulang Pisau ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian lokal. Dengan harga bahan pokok yang stabil dan terjangkau, inflasi dapat ditekan secara efektif.

Bupati Ahmad Rifa’i menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat membantu masyarakat. "Harapan saya melalui kegiatan ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” katanya, menegaskan tujuan utama program ini.

Eliaser Jaya juga mengungkapkan optimisme serupa terkait dampak jangka panjang. "Harapan kami sebagaimana disampaikan Bupati, mudah-mudahan tingkat inflasi di Pulang Pisau bisa kita tahan agar tidak naik, bahkan bisa menurun sehingga ekonomi masyarakat semakin membaik ke depannya,” demikian Eliaser Jaya.

Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan warganya. Hal ini juga menjadi upaya konkret untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok menjelang akhir tahun, periode di mana harga cenderung fluktuatif.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi