Pemerintah Bangka Tengah Gandeng BSI Kembangkan Layanan Keuangan Syariah, Dorong Perekonomian Daerah
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menjalin kerja sama strategis dengan BSI untuk mengembangkan layanan keuangan syariah, membuka peluang kolaborasi dan mendorong pembangunan ekonomi lokal.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) pada Kamis, 06 November. Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyediaan serta pemanfaatan layanan perbankan syariah di lingkungan pemerintahan daerah setempat. Langkah ini diharapkan dapat membuka berbagai peluang kolaborasi yang signifikan.
Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di Koba, ibu kota Bangka Tengah, menandai komitmen Pemkab Bateng dalam memperluas akses keuangan syariah. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Kemitraan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi fondasi awal bagi lembaga keuangan syariah untuk berkontribusi lebih besar. Ia juga menegaskan pentingnya memberikan ruang bagi lembaga keuangan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Kerja sama ini diharapkan memenuhi aspirasi masyarakat setempat.
Potensi Kolaborasi Luas untuk Pembangunan Daerah
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menekankan bahwa kerja sama dengan BSI ini merupakan langkah penting dalam memajukan daerah. Beliau berharap pertemuan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi BSI untuk memperkenalkan berbagai layanan dan potensi kerja sama. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi pengembangan di Bangka Tengah.
Menurut Algafry, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk membuka ruang bagi lembaga keuangan agar dapat berkontribusi dalam pembangunan. “Saya ingin BSI hadir di Bangka Tengah. Sebagai kepala daerah, saya harus membuka ruang bagi mereka, apalagi ini juga merupakan aspirasi masyarakat,” ujarnya. Kehadiran BSI diharapkan mampu memberikan solusi keuangan yang inovatif.
Beberapa sektor kunci telah diidentifikasi sebagai area potensial untuk kolaborasi dengan BSI. Sektor-sektor tersebut meliputi pengembangan koperasi, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta berbagai layanan publik. Potensi ini sangat besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif melalui Layanan Keuangan Syariah Bangka Tengah.
Secara spesifik, Algafry menyebutkan Koperasi PNS Bateng yang berencana membangun perumahan bagi pegawai dapat bekerja sama dengan BSI. Selain itu, rumah sakit dan puskesmas berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) juga dapat menjajaki kolaborasi. Ini menunjukkan komitmen Pemkab Bateng dalam memanfaatkan Layanan Keuangan Syariah Bangka Tengah.
Dukungan Prioritas dan Program Sosial dari BSI
Area Manager Sumsel-Babel BSI, Khoirul Wajid, menyatakan kesiapan pihaknya untuk memberikan dukungan khusus bagi Pemkab Bangka Tengah. Dukungan ini akan diberikan apabila kerja sama berjalan dengan Asset Under Management (AUM) minimal Rp50 miliar. Komitmen ini menunjukkan keseriusan BSI dalam kemitraan ini.
BSI menawarkan berbagai fasilitas dan program unggulan sebagai bagian dari kerja sama ini. “BSI menyiapkan pelayanan prioritas, dukungan kolaborasi, serta program tanggung jawab sosial seperti bantuan sosial, beasiswa pendidikan, pengobatan bagi masyarakat tidak mampu, dan pembangunan masjid di kawasan ekonomi rendah,” kata Khoirul. Ini adalah bagian dari kontribusi BSI bagi masyarakat.
Selain itu, BSI juga menghadirkan fasilitas Priority Banking untuk pejabat daerah dan analisis kebijakan berbasis data daerah. Mereka juga menyediakan sistem dashboard interaktif yang berguna untuk memantau penyerapan anggaran dan potensi pajak daerah. Inovasi ini akan membantu efisiensi pengelolaan keuangan daerah.
Khoirul menambahkan, BSI juga akan memberikan prioritas pelayanan di seluruh jaringan kantor cabang BSI. Pelayanan ini berlaku baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini memastikan kemudahan akses dan layanan prima bagi Pemkab Bangka Tengah dan masyarakatnya yang memanfaatkan Layanan Keuangan Syariah Bangka Tengah.
Sumber: AntaraNews