Gen Z dan Milenial Dominasi Pertumbuhan Tabungan Haji, Ada 1,2 Nasabah di BSI
Komposisi usia muda yang terus meningkat menunjukkan adanya perubahan perilaku masyarakat dalam mempersiapkan ibadah haji maupun umrah sejak dini.
PT Bank Syariah Indonesia atau BSI mencatat dominasi generasi muda dalam pertumbuhan nasabah tabungan haji. Nasabah berusia 21 hingga 40 tahun tercatat mencapai sekitar 1,2 juta nasabah tabungan haji.
"Kami juga melihat peran generasi muda yang semakin dominan, ini menarik karena nasabah tabungan haji usia 21 sampa 40 tahun itu terlihat mencapai 1,2 juta," kata Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo dalam Konferensi Pers Kinerja Kuartal I-2026 BSI, Selasa (12/5).
Anggoro mengatakan komposisi usia muda yang terus meningkat menunjukkan adanya perubahan perilaku masyarakat dalam mempersiapkan ibadah haji maupun umrah sejak dini.
"Jadi, ini meningkatkan atau kita bisa lihat bahwa kesadaran masyarakat untuk ibadah sejak dini sudah mulai terlihat karena komposisi usia muda meningkat," ujar Anggoro.
Jumlah Nasabah Tabungan Haji BSI
Selain itu, jumlah nasabah tabungan haji BSI juga terus mengalami pertumbuhan. Dari sekitar 4,9 juta nasabah pada 2023, jumlahnya meningkat menjadi 7,25 juta nasabah pada kuartal I-2026.
"Dari sisi haji, jumlah nasabah tabungan haji terus menunjukan trend positif di BSI yaitu meningkat dari 4,9 juta di tahun 2023 menjadi 7,25 juta di kuartal I tahun ini," ujar dia.
Menariknya, kata Anggoro, pertumbuhan ini didominasi oleh kalangan muda yaitu usia 21 sampai 40 tahun yang mencapai 12,8 juta dari basis nasabah.
"Jadi, ini kita melihat ini potensi yang besar untuk kita bisa garap. Dan pada kuartal I tahun ini penambahan nasabah juga paling besar dari kami adalah dari kelompok usaha produktif tersebut," kata Anggoro.
Pendaftar Haji dan Jemaah Umrah Terus Meningkat
Anggoro mengungkapkan jumlah pendaftar haji nasional mengalami pertumbuhan signifikan dalam dua tahun terakhir. Pada 2023 jumlah pendaftar haji tercatat sekitar 246 ribu orang, sementara pada tahun lalu meningkat menjadi 422 ribu orang.
Sementara itu, jumlah jemaah umrah juga menunjukkan tren kenaikan. Pada 2023 jumlah jamaah umrah mencapai sekitar 1,7 juta orang, sedangkan pada 2025 mendekati 2 juta jemaah atau sekitar 1,85 juta orang.
"Indonesia sebagai negara populasi muslim terbesar saat ini, 243 juta, memiliki potensi tentu saja yang sangat besar, tercermin dari pertumbuhan pendaftar haji di mana pada tahun 2023 itu 246 ribu, tahun lalu itu adalah 422 ribu, serta jamaah umroh 1,7 juta pada tahun 2023, di tahun 2025 hampir 2 juta yakni 1,85 juta," ujar dia.
BSI Fokus Perkuat Digital dan Ekosistem Haji-Umrah
Ke depan, BSI akan terus meningkatkan strategi untuk menangkap potensi pertumbuhan dari segmen generasi muda melalui inovasi produk dan penguatan layanan digital.
Anggoro menyebut segmen usia muda sangat membutuhkan layanan yang cepat, praktis, dan terintegrasi secara digital dalam merencanakan perjalanan ibadah mereka. Oleh karena itu, perseroan akan memperkuat transformasi digital sekaligus memperluas ekosistem haji dan umrah yang terintegrasi.
BSI juga melihat pengembangan ekosistem tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi syariah nasional secara berkelanjutan.
"Ke depan, terus BSI ke depan akan terus meningkatkan strategi untuk menangkap potensi generasi muda. Jadi kalau ditanya source of growth kita adalah setelah generasi muda yang tadi potensinya 21-40 tahun, melalui inovasi produk-produk dan peningkatan layanan digital. Karena segmen mereka ini tentu saja sangat butuh layanan digital. Dan penguatan ekosistem haji dan umrah yang terintegrasi," pungkasnya.