Pecah Rekor, Tingkat Partisipasi Pemilih Tertinggi dalam Pemilu Singapura 2025 Capai 92,47%
Pemilu kali ini merupakan yang pertama di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Lawrence Wong.
Partai Aksi Rakyat (PAP) Singapura kembali meraih kemenangan telak dalam Pemilu Umum 2025, memenangkan 87 dari 97 kursi di Parlemen, atau sekitar 90 persen dari total kursi yang diperebutkan.
Hasil ini menandai kemenangan beruntun ke-14 bagi PAP sejak Singapura merdeka. Perolehan suara nasional PAP mencapai 65,57 persen, meningkat signifikan dari 61,24 persen pada Pemilu 2020 .
Pemilu kali ini merupakan yang pertama di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Lawrence Wong, yang menggantikan Lee Hsien Loong pada Agustus 2024.
Wong menyebut hasil ini sebagai "mandat yang jelas dan kuat" dari rakyat Singapura. Ia menekankan bahwa kemenangan ini memberikan stabilitas politik yang diperlukan untuk menghadapi tantangan global dan ekonomi yang sedang berlangsung .
"Hasil ini akan menempatkan Singapura pada posisi yang lebih baik untuk menghadapi dunia yang penuh gejolak ini. Ini adalah sinyal yang jelas tentang kepercayaan, stabilitas, dan keyakinan terhadap pemerintah Anda," kata Wong dilansir dari Channel News Asia (CNA).
"Warga Singapura juga dapat memperoleh kekuatan dari ini dan menatap masa depan kita dengan percaya diri."
Perolehan Kursi Partai Pekerja
Sementara itu, Partai Pekerja (WP) berhasil mempertahankan 10 kursi yang telah dimilikinya, serta memperoleh dua kursi Anggota Parlemen Non-Daerah Pemilihan (NCMP) berdasarkan kinerja terbaik dari calon yang kalah. Dengan demikian, WP akan memiliki total 12 kursi di parlemen, jumlah terbesar dalam sejarah partai tersebut .
Tingkat partisipasi pemilih tercatat mencapai 92,47 persen, dengan lebih dari 2,6 juta warga Singapura memberikan suara mereka. Hasil resmi diumumkan pada Minggu pagi, hampir enam jam setelah pemungutan suara ditutup.