Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Arus Balik Nataru Yogyakarta, Layanan Penumpang Ditingkatkan
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau langsung kesiapan Arus Balik Nataru Yogyakarta, menekankan peningkatan layanan dan keamanan seiring lonjakan jumlah penumpang yang signifikan.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi baru-baru ini melakukan peninjauan intensif terhadap layanan kereta api di Yogyakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kesiapan Arus Balik Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dapat berjalan aman, lancar, serta optimal dalam melayani masyarakat selama masa angkutan.
Peninjauan tersebut dilakukan di Stasiun Yogyakarta pada Kamis, 1 Januari 2026, di mana Menhub Dudy secara langsung mengecek arus penumpang. Beliau menyatakan kegembiraannya atas peningkatan jumlah penumpang, namun sekaligus menekankan pentingnya peningkatan pelayanan bagi masyarakat, khususnya pada periode arus balik Nataru ini.
Selain memastikan kelancaran arus balik, Menhub juga mengingatkan seluruh pemangku kepentingan perkeretaapian untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan keselamatan lintasan. Antisipasi ini menjadi krusial mengingat tidak lama lagi akan memasuki masa angkutan Lebaran, yang memerlukan persiapan matang serupa.
Peningkatan Jumlah Penumpang dan Harapan Layanan Prima
Berdasarkan data yang diterima dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 6 Yogyakarta, terjadi peningkatan jumlah penumpang yang signifikan selama masa Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Hingga tanggal 1 Januari 2026, total kumulatif penumpang di Daop 6 Yogyakarta mencapai 931.806 orang.
Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yang tercatat sebanyak 844.959 penumpang. Lonjakan jumlah ini menjadi indikator positif bagi sektor transportasi, namun juga menuntut komitmen lebih dalam penyediaan layanan.
Menhub Dudy Purwagandhi secara tegas meminta agar peningkatan jumlah penumpang ini diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan. Hal ini mencakup penambahan fasilitas penunjang seperti pendingin ruangan di area tunggu stasiun, serta penambahan petugas keamanan.
Langkah-langkah tersebut diharapkan tidak hanya membuat para penumpang merasa nyaman, tetapi juga aman selama berada di area stasiun, terutama untuk menjaga keselamatan penumpang anak-anak dari keramaian jalur kereta.
Fokus pada Keamanan dan Antisipasi Cuaca Ekstrem
Aspek keamanan menjadi perhatian utama dalam peninjauan Menhub Dudy Purwagandhi. Beliau menekankan bahwa peningkatan layanan harus mencakup upaya pencegahan insiden yang tidak diinginkan, memastikan setiap perjalanan berlangsung tanpa kendala.
Selain keamanan di area stasiun, Menhub juga mengingatkan pentingnya antisipasi terhadap perubahan cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. Kesiapan menghadapi kondisi cuaca buruk sangat vital untuk menjaga keselamatan lintasan kereta api dan kelancaran jadwal perjalanan.
Dudy Purwagandhi juga mengingatkan bahwa pekerjaan tidak hanya berhenti setelah arus balik Nataru. Persiapan untuk angkutan Lebaran yang akan datang harus segera dimulai, dengan waktu sekitar satu bulan untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.
Peninjauan Multimoda di Berbagai Lokasi
Kunjungan Menhub Dudy Purwagandhi tidak hanya terfokus pada Stasiun Yogyakarta. Setelah meninjau fasilitas kereta api, beliau beserta rombongan melanjutkan pengecekan ke Yogyakarta International Airport (YIA).
Perjalanan menuju YIA dilakukan dengan menaiki Kereta Api Bandara YIA, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengintegrasikan berbagai moda transportasi. Ini juga merupakan bagian dari upaya memastikan konektivitas yang lancar antar simpul transportasi.
Sebelumnya, pada malam tahun baru, Rabu (31/12), Menhub Dudy juga telah meninjau pelaksanaan angkutan Natal dan Tahun Baru di Bandara Juanda Surabaya. Serangkaian peninjauan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan kelancaran dan keamanan mobilitas masyarakat di seluruh Indonesia selama periode libur panjang.
Sumber: AntaraNews